RIAUPOS.CO – Jika tak ingin program diet gagal, pilihan minuman sebelum tidur ternyata bisa berpengaruh.
Ada jenis minuman yang dipercaya membantu menjaga metabolisme, mengurangi rasa lapar, dan mendukung proses pembakaran lemak saat tubuh beristirahat di malam hari.
Oleh sebab itu memilih minuman di malam hari tak hanya untuk menghilangkan rasa haus tetapi juga bermanfaat untuk membantu mengontrol berat badan.
Baca Juga: Hati-hati Berkata Kasar, Warga Pekanbaru Diputus Pengadilan Bersalah Karena Menghina
Beberapa minuman dipercaya dapat membuat tubuh lebih rileks menjelang istirahat malam, itulah sebabnya pilihan minuman harus tepat.
Dilansir dari EatingWell, minuman apa saja di malam hari yang dapat membantu program penurunan berat badan? Simak berikut ini:
1. Kefir
Baca Juga: TPP Guru Rohul Mulai Dicairkan Dua Bulan, Ini Penjelasan Plt Kepala BPKAD Rohul
Kefir adalah minuman susu fermentasi yang rasanya mirip dengan yogurt asam. Minuman ini mengandung protein dan probiotik yang dapat menurunkan berat badan.
Satu gelas kefir mengandung 9 g protein. Kefir memberikan rasa kenyang dan bantu menekan keinginan makan di malam hari.
Minum protein sebelum tidur juga membantu menstabilkan kadar gula darah sepanjang malam, mengalihkan tubuh ke mode pembakaran lemak.
Baca Juga: Ditutup dengan Fun Run, Puncak Peringatan HUT ke-50 RSUD Arifin Achmad Penuh Kebahagiaan
Kefir mengandung protein whey dan kasein, dua jenis protein yang merangsang sintesis protein otot semalaman jika dikonsumsi sebelum tidur. Kefir juga memiliki kandungan kalsium dan vitamin D mendukung pemulihan otot dan kesehatan tulang.
Mikrobioma usus yang seimbang semakin dikaitkan dengan pengaturan berat badan yang lebih baik karena dapat mengurangi peradangan dan meningkatkan sensitivitas insulin.
2. Teh hijau
Baca Juga: Ratusan Peserta Ikuti Fun Walk Mitsubishi Bergerak Bersama Riau Pos
Teh hijau tidak hanya bebas kalori tetapi juga kaya akan epigallocatechin gallate (EGCG), antioksidan kuat yang bantu membakar lemak.
Memilih teh tanpa kafein sangat ideal menjelang waktu tidur, terutama jika Anda sensitif terhadap kafein.
Meskipun teh hijau berkafein mengandung lebih banyak katekin, teh hijau tanpa kafein tetap mempertahankan sebagian besar kandungan katekinnya.
Baca Juga: Meriah, Gerak Bersama Mitsubishi dan Riau Pos di Grand Ubud Pekanbaru Beyond Expectation
3. Air putih
Minum air putih di malam hari tidak secara langsung meningkatkan metabolisme, tetapi dapat menciptakan rasa kenyang dan mengurangi kebiasaan ngemil di malam hari.
Mulailah dengan segelas air putih sebelum atau saat makan malam. Pertama, minumlah segelas air, lalu makanlah camilan kaya protein.
Baca Juga: Pengurus KBKK Batam Dilantik, Bupati Kampar Ajak Perantau Berkontribusi untuk Daerah
4. Minuman fungsional
Minuman fungsional adalah kategori minuman non-alkohol yang mengandung bahan-bahan bermanfaat bagi kesehatan seperti probiotik, prebiotik, herbal, vitamin, mineral, atau senyawa lainnya.
Ini termasuk minuman prebiotik, kombucha, teh yang diberi tambahan nutrisi, atau susu nabati.
Baca Juga: Spesial, Rifat Sungkar Dampingi Calon Konsumen Test Drive Mitsubishi Destinator
5. Jus ceri
Kurang tidur dapat mengganggu hormon pengatur rasa lapar seperti ghrelin dan leptin, yang menyebabkan peningkatan nafsu makan dan keinginan untuk makan.
Jus ceri asam merupakan sumber melatonin alami, hormon yang mendukung kualitas tidur.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Masih Mengintai, BPBD Kampar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Selain itu, jus ceri mengandung polifenol, termasuk antosianin, yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi.
Editor : M. Erizal