RIAUPOS.CO - Buah dan sayuran memiliki nutrisi, seperti vitamin, mineral, dan serat, yang dibutuhkan tubuh.
Manfaat buah dan sayuran akan lebih optimal jika bahan yang dipilih masih dalam kondisi baik. Hanya saja, sebagian orang yang kurang teliti memilih buah atau sayuran. Salah memilih yang sudah layu, terlalu matang, atau bahkan mulai rusak.
Karena itu, ada beberapa hal sederhana yang bisa diperhatikan sebelum membeli buah dan sayuran.
Baca Juga: Atlet Panglimo Rimbo Piako Dikawal Polres Inhu dari Kuansing, Disambut Ratusan Warga Pekan Heran
Bagaimana cara praktis yang dapat dilakukan untuk membantu memilih buah dan sayuran? Berikut 5 tips memilih seperti dilansir dari English Jagran:
1. Periksa dengan sentuhan
Memeriksa buah dan sayuran dengan menyentuh atau menekannya secara perlahan dapat membuktin kesegarannya. Produk yang terlalu lembek bisa menjadi tanda bahwa bahan tersebut sudah terlalu matang atau mulai mengalami penurunan kualitas.
Baca Juga: Dua Titik Karhutla di Kampar Masih Terbakar, Tim Gabungan Terus Berjibaku Padamkan Api
Sebaliknya, tekstur yang cukup kokoh biasanya menunjukkan kondisi yang masih baik. Meski begitu, tingkat kekerasan ideal dapat berbeda-beda sesuai jenis buah atau sayur yang dibeli.
2. Simak warna dan permukaan buah atau sayuran
Penampilan juga dapat memberikan petunjuk mengenai kualitas produk. Buah dan sayuran yang masih segar umumnya memiliki warna yang terlihat cerah dan sesuai dengan karakter alaminya.
Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Rumah, Gudang, dan Tiga Boat di Bagansiapiapi
Perhatikan pula permukaannya. Hindari bahan yang memiliki bagian berlendir, kerusakan luas, atau perubahan warna yang tidak wajar.
Tingkat kematangan juga perlu disesuaikan dengan kapan bahan tersebut akan dikonsumsi. Jika baru akan digunakan beberapa hari kemudian, pilih produk yang belum terlalu matang agar tidak cepat rusak.
3. Periksa Kemasan dan Informasi Tanggal
Baca Juga: Jangan Coba-Coba! ASN Rohul Selingkuh hingga Hidup Bersama tanpa Ikatan Sah Bisa Kena PTDH
Untuk buah atau sayuran yang dijual dalam kemasan, jangan lupa memeriksa informasi tanggal yang tercantum pada label. Pastikan produk masih berada dalam kondisi layak dan tidak menunjukkan tanda penyimpanan yang buruk.
Perhatikan pula keberadaan cairan berlebihan di dalam kemasan. Kondisi tersebut bisa menjadi petunjuk bahwa produk terlalu lama disimpan atau mengalami masalah dalam proses penyimpanannya.
Jangan lupa mengecek bagian bawah dan sisi kemasan karena kerusakan terkadang tidak langsung terlihat dari permukaan.
Baca Juga: Tinjau Tes Bakal Calon Penghulu, Wabup Rohil Tegaskan Tak Ada Intervensi
4. Gunakan Indra Penciuman
Aroma juga bisa membantu menentukan kondisi buah dan sayuran. Produk segar biasanya memiliki aroma alami yang khas, bergantung pada jenisnya dan tingkat kematangannya.
Sebaliknya, aroma asam, menyengat, atau tidak biasa dapat menjadi tanda bahwa produk mulai mengalami pembusukan.
Baca Juga: Awarding Berlangsung Meriah, Ini Dia para Pemenang Honda Modif Contest 2026
Meski demikian, tidak semua buah dan sayuran memiliki aroma kuat ketika masih segar. Karena itu, pemeriksaan bau sebaiknya dilakukan bersama dengan pengecekan warna, tekstur, dan kondisi keseluruhan.
5. Pilih tempat belanja terpercaya
Tempat membeli bahan makanan turut menentukan kualitas produk yang didapatkan. Pilih penjual atau toko yang memiliki reputasi baik dalam menjaga kesegaran buah dan sayuran.
Baca Juga: Kabut Asap Karhutla Mengganggu, Disdikpora Kampar Izinkan Siswa Dipulangkan Lebih Awal
Saat memilih, perhatikan kondisi fisiknya. Hindari produk yang memiliki memar, noda mencurigakan, atau bagian yang terlihat rusak. Untuk sayuran berdaun, pilih yang daunnya masih tampak segar dan tidak layu.
Editor : M. ErizalSumber : jawapos.com