Teknologi Parkir di Ruang Sempit hanya Pendukung, Jangan cuma Andalkan Sensor, Ini Caranya

Redaksi • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 07:40 WIB
Ilustrasi tempat parkir mobil. (Freepik)
Ilustrasi tempat parkir mobil. (Freepik)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Teknologi pada kendaraan Anda hanyalah pendukung untuk berkendara. Sensor parkir misalnya, hanya soal fitur yang tersedia pada mobil. Pengemudi tetap perlu memahami dimensi kendaraan, posisi roda, radius putar, serta kondisi lingkungan sekitar.

Asst to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Hariadi mengatakan, fitur di kendaraan dapat membantu pengemudinya memberikan sudut pandang dan informasi tambahan ketika pengemudi bermanuver. 

"Ingat, prinsip utamanya tetap sama, yaitu lakukan secara perlahan, jaga konsentrasi, serta pastikan kondisi di depan, belakang, maupun sisi kendaraan aman," kata Hariadi.

Baca Juga: Pembelajaran Jarak Jauh di Pekanbaru Diperpanjang 21-22 September

Dengan demikian, teknik dasar parkir di ruang sempit maupun parkir paralel dapat dilakukan dengan lebih terkontrol. Penggunaan sensor dan kamera sebaiknya diposisikan sebagai alat bantu, sementara keputusan dan kendali kendaraan tetap berada di tangan pengemudi.

Dijelaskannya, saat memarkir mobil di ruang terbatas, terutama saat harus melakukan parkir paralel, jadi tantangan bagi sebagian pengemudi. Kesalahan memperkirakan dimensi kendaraan atau terburu-buru memutar kemudi bisa membuat posisi mobil kurang ideal.

Hariadi mengatakan, parkir pada tempat sulit sebenarnya dapat dilakukan dengan lebih mudah ketika pengemudi memahami posisi kendaraan dan melakukan setiap manuver secara bertahap. Berikut lima langkah yang dapat dilakukan ketika harus memarkir mobil di ruang terbatas.

Baca Juga: Sumaya Sumbang Perak Pertama Indonesia, Atlet Teqball Torehkan Sejarah di Asian Games 2026

1. Jangan Takut Melakukan Koreksi
Parkir tidak harus selalu selesai dalam satu kali manuver. Jika posisi kendaraan terlalu dekat dengan objek atau belum sejajar dengan area parkir, lakukan koreksi secara perlahan.

Mengulang maju dan mundur beberapa kali justru dapat membantu mendapatkan posisi yang lebih aman. Yang terpenting, setiap koreksi dilakukan dengan kecepatan rendah dan tetap memperhatikan seluruh sisi kendaraan.

2. Pastikan Ruang Parkir Cukup
Sebelum masuk ke area parkir, pastikan ruang yang tersedia sesuai dengan dimensi kendaraan. Perhatikan pula jarak dengan mobil di samping, trotoar, tiang, maupun objek lain.

Baca Juga: Ketika Alam Meronta

Posisi awal kendaraan juga menentukan keberhasilan manuver. Karena itu, periksa spion kanan dan kiri serta kondisi sekitar sebelum mulai bergerak.

3. Gunakan Kamera 360 Derajat
Kamera 360 derajat juga dapat membantu memberikan gambaran kondisi di sekitar kendaraan. Fitur ini berguna ketika pengemudi perlu membaca posisi mobil terhadap marka parkir, kendaraan lain, trotoar, atau objek yang berada di area yang sulit terlihat dari spion.

Pada Suzuki XL7 New Alpha Hybrid, misalnya, fitur 360° View Camera dapat menjadi referensi tambahan saat kendaraan bermanuver di ruang terbatas. Namun, pengemudi tetap perlu memahami bahwa tampilan kamera memiliki keterbatasan dan harus digunakan bersama pengamatan secara langsung.

Baca Juga: Gelar Karnaval Ultima, Yamaha Riau Kepri Ajak Warga Nikmati Beragam Aktivitas Seru

4. Manfaatkan Rear Parking Sensor
Ketika bagian belakang kendaraan mulai mendekati objek, rear parking sensor dapat membantu memberikan informasi tambahan mengenai jarak.

Peringatan suara dari sensor bisa menjadi panduan ketika ruang belakang cukup terbatas. Meski demikian, sensor bukan pengganti pengamatan langsung. Pengemudi tetap perlu melihat spion, kamera, dan kondisi di sekitar kendaraan untuk memastikan area manuver benar-benar aman.

5. Mundur Perlahan dan Atur Kemudi
Setelah posisi awal sesuai, gunakan lampu sein sebagai tanda kepada pengguna jalan lain. Mulailah bergerak mundur secara perlahan sambil mengatur putaran kemudi secara bertahap.

Baca Juga: Puluhan Anak Muda Gelar Aksi Hari Keadilan Ekologis, Tuntut Pemulihan

Pengemudi dapat menggunakan marka parkir, kendaraan di samping, atau tepi jalan sebagai titik referensi. Jangan lupa memperhatikan bagian depan mobil karena area tersebut juga akan berubah posisi ketika setir diputar.

Sumber: Jawapos.com

Editor : Rinaldi
parkir mobil ruang sempit teknologi perkir