JAKARTA (RIAPOS.CO) ‑‑ Penyanyi Marion Jola menyentil netizen yang memberikan julukan aura magrib pada Fujianti Utami Putri. Penyanyi jebolan Indonesia Idol itu menegaskan bahwa istilah itu tidak tepat dalam pandangannya.
"Kayak kemarin aku melihat Fuji dibilang aura magrib. Istilah menjijikan zaman sekarang dibilangnya aura magrib," ujar Marion Jola dalam kanal YouTube Azka Corbuzier.
Menurut Marion Jola, waktu magrib seharusnya tidak dikaitkan dengan hal-hal yang negatif. Karena waktu magrib sebenarnya merupakan waktu indah di mana momen Matahari akan segera tenggelam.
Baca Juga: Marion Jola Pernah di Fase Kaget Ibu Kota, Terbuai Pergaulan di Kelab Malam hingga Mabuk-mabukan
Momen ini seharusnya merupakan momen indah dengan pemandangan langit yang memancarkan pesona. Dan biasanya momen terbenamnya matahari cenderung dinantikan oleh banyak orang ketika berada di pinggir pantai.
Selain itu, lanjut Marion Jola, bagi orang Islam, waktu magrib juga menjadi waktu yang sangat baik di mana waktu berbuka puasa dan waktu untuk melaksanakan ibadah serta berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
Marion Jola pun heran kenapa waktu magrib kemudian dikaitkan oleh netizen dengan hal-hal negatif untuk menyebar ujaran kebencian kepada orang lain.
Baca Juga: Fujianti Utami Putri Siap Beli Villa di Bali setelah Berlimpah Rezeki di 2023
"Which is for me lucu. Terus kenapa tiba-tiba artinya jadi jelek jadi kotor cuma gara-gara mulut netizen nih," kata Marion Jola.
Istilah aura maghrib sebelumnya dilontarkan netizen untuk mencibir Fuji karena memiliki kulit cenderung gelap. Sejumlah netizen bahkan haters yang tidak suka ke Fuji menyebut ia memiliki aura Maghrib.
Sumber: Jawapos.com
Editor : RP Rinaldi