Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Diangkat Jadi Stafsus Menkomdigi, Berikut Profil Artis Raline Shah dan Deretan Tanggung Jawab yang Diembannya

Edwar Yaman • Senin, 13 Januari 2025 | 20:37 WIB

 

Staf Khusus (Stafsus) Bidang Kemitraan Global Digital, Raline Shah kepada wartawan usai dilantik di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Senin (13/1/2025).
Staf Khusus (Stafsus) Bidang Kemitraan Global Digital, Raline Shah kepada wartawan usai dilantik di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Senin (13/1/2025).

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Semua mata kini tertuju kepada Raline Shah. Ini karena sang artis baru saja dilantik sebagai Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) untuk bidang Kemitraan Global, Senin (13/1/2025).

Pengangkatan Raline Shah sebagai staf khusus tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Komunikasi dan Digital (Kepmenkomdigi) Nomor 7 tertanggal 10 Januari 2025 yang ditandatangani oleh Menteri Komdigi, Meutya Hafid.

Jaringan Raline Shah yang luas menjadi salah satu pertimbangan Menteri Komdigi, Meutya Hafid menunjuknya sebagai staf khusus bidang Kemitraan Global. Raline tampak hadir pada acara pengambilan sumpah pelantikan pejabat Komdigi yang digelar di kantor Kemkomdigi, Jakarta Pusat, Senin.

Pekerjaan ini tentu saja berbeda dibandingkan dengan sejumlah aktivitas Pemeran Meirose dalam film Surga yang Tak Dirindukan itu di dunia hiburan.

Raline Shah harus bisa bekerja dengan baik terlepas menjadi sorotan publik atau berada di ruang sunyi tanpa ada sorotan sama sekali. Raline Shah lahir di Jakarta, 4 Maret 1985, dari pasangan Rahmat Shah dan Roseline Abu. Raline memiliki dua orang adik laki-laki masing-masing bernama Rollin dan Rollan.

Ayah Raline Shah bukan orang sembarangan. Rahmat Shah merupakan pengusaha asal Sumatera Utara dan sempat duduk di Majelis Permusyawaratan Rakyat sejak tahun 1999- 2004. Dari tahun 2008-2014, dia menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah.

Sementara ibunda Raline Shah, Roseline Abu, merupakan pegiat YPAC (Yayasan Pembinaan Anak Cacat). Sebuah sekolah untuk anak-anak cacat mental dan fisik di Medan. Selain itu, Roseline Abu juga pernah menjadi presiden Women’s International Club di Medan dari tahun 2002 hingga 2004.

Masa kecil Raline Shah dihabiskan  di Jakarta dan Medan.  Baru pada tahun 1998, dia pindah ke Johor Bahru, Malaysia, dan sekolah di Kolej Tuanku Ja'afar, sebuah sekolah asrama di Negeri Sembilan, Malaysia.

Selama di Malaysia, Raline Shah mulai berkecimpung dalam dunia kesenian. Dia pun sempat menyutradarai dua drama sekolah dan sempat terlibat dalam tiga musikal dan sejumlah kegiatan teater.

Pada tahun 2002, Raline dianugerahi Silver Youth International Award. Pada tahun 2003, dia juga mendapat penghargaan Gold International Youth Award atas pencapaian menyeluruh di bidang olahraga, kegiatan seni, dan dedikasi kepada.masyarakat.

Baca Juga: Besok, DPRD Inhu Gelar Paripurna Pengumuman Bupati dan Wakil Bupati Inhu Terpilih

Setelah lulus sekolah, Raline Shah kemudian melanjutkan pendidikan tinggi di National University of Singapore untuk ilmu politik.  Dia pun menerima gelar sarjana Political Science and New Media & Communications pada tahun 2007.

Karier Raline Shah di dunia hiburan Tanah Air dimulai dengan menjadi Puteri Indonesia 2008 Sumatera Utara dan berhasil meraih posisi sebagai 3rd Runner-up.

Setelah itu, Raline Shah kemudian melebarkan sayap karier di dunia seni peran bermain film berjudul 5 cm pada tahun 2012. Dari sana, dia dipercaya untuk memperkuat sejumlah judul film lain yaitu 99 Cahaya di Langit Eropa, Supernova: Ksatria, Putri, & Bintang Jatuh, Surga yang Tak Dirindukan, Terpana, Orang Kaya Baru, dan lain-lain.

Raline Shah juga sempat merilis beberapa lagu. Selain itu, dia juga dipercaya menjadi bintang iklan dan brand ambassador

Selepas menjalani sumpah jabatan, Meutya Hafid menyampaikan tugas khusus yang diberikan kepada Raline Shah atas penunjukkan dirinya sebagai staf khusus. Raline diberi tugas untuk dapat memperkuat dan menjalankan edukasi digital.

"Ibu Raline Shah, kemitraan global tolong dikuatkan, edukasi digital tolong dijalankan," ungkap Meutya Hafid dalam pidatonya.

 Baca Juga: Besok, DPRD Inhu Gelar Paripurna Pengumuman Bupati dan Wakil Bupati Inhu Terpilih

Dalam kesempatan tersebut, Meutya Hafid juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi anak-anak di era digital.

Minimnya edukasi tentang penggunaan internet yang bijak menjadi ancaman serius bagi generasi muda Indonesia. Oleh karenanya, Komdigi menunjuk Raline Shah sebagai sosok yang dinilai tepat untuk mengkampanyekan pemanfaatan ruang digital yang positif.

Raline diharapkan dapat menjadi inspirasi banyak orang, terutama generasi muda dalam penggunaan internet secara bertanggung jawab.

"Saya banyak sekali dapat pesan dari orang tua kekhawatiran mereka terhadap anak-anak mereka menggunakan internet, maka tolong kementerian ini dibantu dengan edukasi secara masif kepada masyarakat," imbuhnya.

Selain itu, kehadiran pekerja seni seperti Raline di Komdigi diharapkan dapat memperkaya ide-ide kreatif serta dapat memberikan perspektif baru yang segar bagi Kementerian Komdigi.

Pelantikan Raline Shah juga turut menyoroti isu keterwakilan perempuan dalam lingkup pemerintahan.

"Ibu Raline juga dipilih untuk memperkuat lebih banyak peran perempuan. Ini urusan keberpihakan gender, jadi kami ingin menambah stafsus lebih banyak perempuan," pungkasnya.***

 

 

Editor : Edwar Yaman
#raline shah #komdigi #meutya hafid #Staf Khusus Menkomdigi