RIAUPOS.CO - Penyanyi legendaris Indonesia, Titiek Puspa meninggal dunia pada Kamis (10/4/2025) di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, pada pukul 16.25 WIB.
Sebelumnya, kabar duka itu sempat simpang siur dan dikabarkan hoaks, namun informasi berpulangnya Titiek Puspa dikonfirmasi langsung oleh manajernya, Mia.
"Iya, eyang baru saja meninggal," ujar Mia saat dihubungi awak media pada Kamis sore.
Tak pelak sejumlah pesohor dunia hiburan tanah air mengungkapkan duka cita, satu di antaranya musisi dan politisi Melly Goeslaw.
Bagi Melly Goeslaw, Titiek Puspa bukan hanya sekadar sosok perempuan dan seniman hebat, melainkan pencipta lagu terbaik yang ada di Indonesia.
"Innalillahi wainailaihi rojiun. Selamat jalan eyang Titiek Puspa. Perempuan hebat, seniman hebat, pencipta lagu wanita terbaik Indonesia," tulis Melly Goeslaw lewat postingan Instagram-nya.
Titiek Puspa tak menguasai alat musik, namun bisa melahirkan karya yang apik. Kepiawaian sang senior menjadi inspirasi Melly.
"Tidak bisa main alat musik dan membaca not balok tapi karyanya sangat luar biasa. Eyang Titiek yang mengilhami saya berani membuat lagu, meski tidak bisa main alat musik," ungkap istri Anto Hoed itu.
Anggota DPR RI itu mendoakan almarhum mendapat tempat terbaik di surga Allah SWT. "Eyang InsyaAllah akan menjadi penghuni surga Firdaus Allah SWT," sambungnya.
Pada penutup postingannya, Melly berterima kasih atas kiprah Titiek Puspa selama ini dan patut mendapat penghargaan dari pemerintah.
"Terima kasih eyang Titiek , dedikasimu melalui karya seni patut diberikan penghargaan luar biasa oleh pemerintah RI Cc bapak presiden RI @prabowo," pungkasnya.
Sebelumnya, kondisi kesehatan Titiek Puspa sempat menurun drastis dan menjalani perawatan intensif.
Sang putri, Petty Tunjungsari Murdago, menjelaskan bahwa ibunya dirawat setelah mengalami stroke dan sempat menjalani operasi akibat pecah pembuluh darah.
"Ya, pada perjalanannya karena usia 87 tahun, kemudian banyak hal-hal yang kita tidak mengerti kenapa itu terjadi," ungkap Petty di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan, Kamis (10/4/2025).
Titiek Puspa yang memiliki nama lengkap Sudarwati merupakan salah satu ikon musik Indonesia.
Sepanjang kariernya, ia telah melahirkan berbagai lagu yang menjadi hits lintas generasi seperti “Kupu-Kupu Malam”, “Jatuh Cinta”, “Dansa Yok Dansa”, hingga “Marilah Kemari”.
Namun, kiprah Titiek Puspa tak hanya berhenti di panggung musik. Ia juga menjajal dunia seni peran.
Satu film yang mengangkat namanya adalah Di Balik Cahaya Gemerlapan, film drama musikal yang mengisahkan perjalanan dan konflik sekelompok penyanyi saat tur pementasan.
Ketertarikan Titiek Puspa pada dunia seni sudah terlihat sejak muda. Setelah menyelesaikan Sekolah Menengah Pertama, ia memilih melanjutkan pendidikan di Sekolah Guru Taman Kanak-Kanak (SGTK).
Keputusan tersebut diambil karena kecintaannya terhadap anak-anak, sekaligus menjadi media awal untuk menyalurkan bakat menyanyinya.
Tak berhenti di dunia hiburan, Titiek Puspa juga menorehkan jejak di dunia kewirausahaan.
Ia mendirikan usaha katering bernama Puspa Catering, yang berawal dari tawaran TVRI untuk menyediakan konsumsi selama produksi operet Papiko di bulan Ramadan tahun 1984.
Pengalaman hidup semasa kecil, di mana keluarganya berjuang lewat berjualan makanan, turut menginspirasi berdirinya usaha ini.
Perjalanan panjang dan kontribusi besarnya menjadikan Titiek Puspa sebagai sosok panutan dalam dunia seni Indonesia.
Editor : M. Erizal