Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Setelah OTT di Banten dan Jakarta Hari Ini, KPK Amankan 10 Orang di Bekasi dalam Operasi Senyap

Redaksi • Kamis, 18 Desember 2025 | 22:54 WIB

Ilustrasi: Gedung KPK.
Ilustrasi: Gedung KPK.


BEKASI (RIAUPOS.CO) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak hanya melakukan operasi tangkap tangan atau OTT di Banten dan Jakarta. Hari ini (18/12/2025), Lembaga Antirasuah juga melaksanakan operasi senyap di wilayah Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Sebanyak 10 orang diamankan dalam operasi tersebut.

Juru Bicara (Jubir) KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi OTT tersebut. Dia menyatakan bahwa Tim KPK memang tengah bekerja dalam operasi senyap di Bekasi.

Namun demikian, dia belum merinci kasus yang melatari dilakukannya operasi tersebut.

”Sedang ada kegiatan penyelidikan tertutup di lapangan (Bekasi),” ungkap Budi kepada awak media pada Kamis malam.

Menurut Budi pihaknya belum bisa mengungkap secara detail OTT tersebut lantaran petugas masih bekerja di lapangan.

Nama-nama dari 10 orang yang diamankan melalui OTT tersebut juga masih dirahasiakan. Dia belum bisa menyampaikannya kepada publik.

”Saat ini tim sudah mengamankan sekitar 10 orang,” terang dia singkat.

Sebagaimana aturan dan ketentuan yang berlaku, KPK punya waktu 1x24 jam setelah OTT untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan.

Apakah menjadi tersangka atas kasus dugaan korupsi atau dibebaskan karena tidak terlibat dalam kasus tersebut.

Sebelumnya, KPK mengamankan 9 orang melalui OTT di Banten dan Jakarta pada Rabu (17/12/2025). Rinciannya seorang jaksa, 2 orang penasihat hukum, dan 6 orang pihak swasta.

Semua pihak yang terjaring dalam OTT itu sudah dibawah ke Gedung Merah Putih KPK untuk diperiksa lebih lanjut.

 

”Bahwa sejak sore sampai dengan malam (kemarin), tim mengamankan sejumlah 9 orang di wilayah Banten dan Jakarta. Di antaranya 1 merupakan aparat penegak hukum, 2 merupakan penasihat hukum, dan 6 lainnya merupakan pihak swasta,” jelasnya.

Budi memastikan bahwa OTT di Bekasi berbeda dengan OTT di Banten dan Jakarta. Meski belum disampaikan secara detail ihwal konstruksi kasus mapun kronologi OTT secara terperinci, kedua operasi senyap itu dipastikan tidak memiliki kaitan sama sekali.

Editor : Eka G Putra
#10 orang diamankan kpk ott bekasi #Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) #operasi senyap #Info kpk hari ini #kpk ott di bekasi #ott kpk