Beruntung kejadian ini tidak sampai menelan korban jiwa. Sementara, kerugian material yang dialami korban masih dalam pendataan oleh petugas terkait, baik dari Pemerintah Kabupaten Inhil maupun kepolisian.
"Benar, ada longsor di depan STAI Tembilahan," kata salah seorang warga mengaku Suprapto.
Dijelaskan Suprapto lagi, setidaknya ada 1 cafe,1 gudang kelapa beserta mobil pick up, serta 3 rumah yang menjadi korban dari musibah tersebut.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Inhil R Iliansyah, membenarkan adanya musibah itu. Namun, pihaknya belum bisa memastikan berapa rumah dan bangunan yang terkena abrasi. "Belum ada data pasti. Ada sekitar 5 dan 6 bangunan yang terdampak," jelasnya.
Editor : RP Rinaldi