RENGAT (RIAUPOS.CO) - Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hulu (Inhu) menunjukkan komitmennya dalam mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Komitmen itu dengan menggelar kegiatan MBG perdana di SDN 029 Teluk Erong, Kelurahan Kampung Dagang Kecamatan Rengat, Kabupaten Inhu.
Kegiatan itu berlangsung pada Jumat (31/1/2025) dan dihadiri oleh jajaran Polres Inhu, Kepala Sekolah beserta para guru. Para murid SDN 029 Teluk Erong terlihat senang atas kegiatan MBG tersebut.
"Kegiatan itu menjadi langkah awal dalam upaya memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sekolah, khususnya di daerah yang masih menghadapi tantangan infrastruktur," ujar Kapolres Inhu, AKBP Fahrian Saleh Siregar SIK MSI melalui Kasi Humas, Aiptu Misran SH.
Menurutnya, SDN 029 Teluk Erong dipilih sebagai lokasi pertama program MBG bukan tanpa alasan. Dimana, SDN 029 Teluk Erong berada di wilayah dengan akses jalan tanah yang sulit dilalui.
Bahkan pada musim hujan, sering terjadi banjir. Selain itu, kondisi bangunan sekolah yang harus ditopang agar tidak ambruk. "Sehingga hal itu menjadi perhatian tersendiri," ungkapnya.
Selain itu, sebelum pelaksanaan kegiatan MBG pihaknya sudah melihat langsung kondisi sekolah tersebut. "Dengan adanya makanan bergizi, diharapkan para siswa tetap semangat belajar meskipun di tengah keterbatasan," harapnya.
Dalam pada itu Wakapolres Inhu, Kompol Manapar Situmeang SH SIK MH dihadapan para murid SDN 029 Teluk Erong menyampaikan bahwa, program MBG merupakan bagian dari Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dalam memastikan pemenuhan gizi anak-anak Indonesia.
"Program ini akan dilakukan secara bergiliran di sekolah-sekolah lain di Kabupaten Inhu. Kami berharap melalui MBG, anak-anak bisa mendapatkan makanan dengan gizi baik dan berkualitas, sehingga dapat menunjang pertumbuhan dan prestasi mereka," ujarnya.
Kepala Sekolah SDN 029 Teluk Erong, Zulpah SPd SD pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi kepada Polres Inhu atas inisiatif itu.
Menurutnya, banyak siswa di sekolahnya berasal dari keluarga kurang mampu yang sangat membutuhkan asupan gizi tambahan.
"Kami sangat berterimakasih. Program ini sangat membantu murid kami, dan kami berharap bisa berkelanjutan. Karena masih banyak anak-anak yang memerlukan makanan bergizi setiap harinya," harapnya.
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 37 porsi makanan. Setiap porsi terdiri dari nasi putih, ayam bumbu, sayur brokoli, buah semangka, susu cokelat, telur rebus, dan air mineral dengan indeks harga per porsi senilai Rp13 ribu. (kas)
Editor : M. Erizal