RENGAT (RIAUPOS.CO) - Harga cabai merah keriting di Pasar Rakyat Rengat mengalami kenaikan dibandingkan pada pekan sebelumnya. Hanya saja, pada pekan pertama di Ramadan ini ketersediaan bahan keperluan pokok, terutama jenis cabai merah keriting masih tersedia cukup.
Demikian disampaikan Kadisperindag Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) H Ergusfian SSos ketika dikonfirmasi melalui Kabid Pengembangan Perdagangan Nurizal Murza Indra SSos MSi, Selasa (4/3).
“Berdasarkan pantauan harga yang kami lakukan, diketahui harga cabai merah keriting mengalami naik harga,” ujar Nurizal Murza Indra.
Berdasarkan pantauan harga yang dilakukan tim Disperindag Inhu, harga cabai merah keriting naik dari Rp60 ribu menjadi Rp75 ribu per kilogram, cabai merah keriting tersebut merupakan asal Sumatera Barat (Sumbar).
Tidak saja cabai merah keriting asal Sumbar, cabai merah keriting di luar Sumbar juga mengalami naik harga. Di mana, sebelumnya hanya Rp50.000 naik menjadi Rp55.000 per kilogram.
Selain itu, tim Disperindag juga mencatat harga timun mengalami naik harga yakni dari Rp8.000 menjadi Rp10.000 per kilogram. “Bawang merah juga mengalami naik harga dari Rp35.000 menjadi Rp40.000 per kilogram,” ungkapnya.
Masih katanya, kenaikan harga cabai merah keriting juga jauh dibandingkan harga satuannya. Di mana, sesuai harga satuan cabai merah keriting antara Rp37.000 hingga Rp55.000 per kilogram.
Kenaikan harga cabai merah keriting tambahnya, disebabkan oleh faktor cuaca yang tidak menentu di daerah penghasil. Sehingga berpengaruh kepada kenaikan harga ditingkat agen atau penjual.
Lebih jauh disampaikannya, pada pekan pertama puasa Ramadan, hanya harga ayam ras/broiler yang turun harga.
”Pada pekan lalu, harga ayam ras mencapai Rp35.000 turun menjadi Rp34.000 per kilogram,” terangnya.(gem)
Editor : Arif Oktafian