TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - CEGAH penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD), Dinas Kesehatan (Diskes) Indragiri Hilir (Inhil) melibatkan Puskesmas melakukan fogging atau pengasapan di Kecamatan Tembilahan Hulu, Rabu (21/5).
Pemberantasan sarang nyamuk (PSN) ini juga menyampaikan informasi kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Dari data Diskes Inhil, pada Mei tahun ini sekitar 211 kasus DBD ditemukan, dengan enam orang meninggal dunia. Sementara pasien lainnya telah mendapatkan penanganan medis baik di puskesmas maupun rumah sakit rujukan.
‘’Kami melakukan PSN menggali peran serta masyarakat dalam upaya pencegahan DBD di Kelurahan Tembilahan Hulu tepatnya di wilayah kerja puskesmas Tembilahan Hulu,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan Inhil, Rahmi Indrasauri.
Salah satu bentuk intervensi yang dilakukan adalah fogging yang bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran nyamuk aedes aegypti, pembawa virus DBD.
‘’Mudah-mudahan dengan adanya PSN dalam bentuk fogging hari ini, ini merupakan salah satu langkah pemutus rantai nyamuk untuk penularan kepada masyarakat di wilayah sekitar Puskesmas Tembilahan Hulu,’’ tambahnya.
Ia berharap, kegiatan ini juga mampu meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga lingkungan agar tetap bersih dan bebas dari tempat berkembang biaknya nyamuk.
‘’Mudah-mudahan dengan ini masyarakat dapat lebih teredukasi untuk memilihara kesehatan lingkungannya mulai dari rumah tangga dan lingkungan sekitarnya sehingga kasus DBD bisa diatasi bersama-sama,’’ ujarnya.(hen/*2)
Editor : Rindra Yasin