Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Hari Ini, Inhil Berusia Enam Dekade. Momentum Bangun Daerah, Evaluasi, dan Realisasi

Redaksi • Sabtu, 14 Juni 2025 | 11:00 WIB
Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Indragiri Hilir di Jalan Prof M Yamin, Tembilahan yang megah siap melayani masyarakat.
Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Indragiri Hilir di Jalan Prof M Yamin, Tembilahan yang megah siap melayani masyarakat.

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - 14 Juni 1965, Kabupaten Indragiri Hilir resmi berdiri. Dengan demikian, Sabtu (14/6) hari ini, Inhil genap berusia 60 tahun. Di usia enam dekade ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil gerak cepat dalam membangun dan meningkatkan roda perekonomian masyarakat. Namun sinergi antarsemua pihak sangat diharapkan.

Hal ini disampaikan Bupati Inhil, Herman saat berbincang dengan Riau Pos, Kamis (12/6) malam. Orang nomor satu di bumi berjuluk hamparan kelapa dunia ini mengatakan, pembangunan infrastruktur menjadi langkah awal dalam meningkatkan perekonomian.

Herman juga menegaskan komitmennya secara perlahan merealisasikan untuk Inhil yang lebih baik. “Kita berharap dukungan dan doa masyarakat Inhil untuk membangun daerah kita tercinta ini. Milad ke-60 tahun ini juga menjadi momentum kita mengevaluasi dan merealisasikan,” ujar Herman.

Setelah dilantik, Bupati Herman bersama Gubernur Riau Abdul Wahid terus berupaya mencari anggaran untuk membangun Kabupaten Inhil ke kementerian-kementerian. Salah satu yang sudah terealisasi seperti listrik 24 jam di desa dan hadirnya kapal transportasi yakni Ro-Ro tujuan Tembilahan-Batam.

Kehadiran Ro-Ro ini diharapkan menjadi pintu baru bagi konektivitas antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Inhil. Diharapkan jadi jalur ekonomi strategis. “Mudah-mudahan ini bisa membuka isolasi, pertama dalam rangka untuk membawa atau distribusi hasil perkebunan dan pertanian masyarakat khususnya komoditi unggulan Inhil,” harapnya.

Lebih lanjut Herman mengatakan, keberadaan Ro-Ro Tembilahan-Batam merupakan langkah strategis dalam membuka akses baru yang lebih cepat dan ekonomis, sekaligus memberikan dampak positif bagi geliat perekonomian lokal.

“Dengan adanya Ro-Ro Tembilahan-Batam, masyarakat kini memiliki jalur transportasi laut yang lebih efisien dan terjangkau,” terangnya. “Kita memohon kepada Gubernur Riau agar kapal Ro-Ro dihibahkan ke Inhil untuk mengaktifkan pelabuhan parit 21 sebagai pelabuhan domestik,” ucapnya.

Ia juga menekankan pentingnya optimalisasi jalur ini agar mampu menjadi salah satu poros distribusi barang dan penumpang, mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat posisi Tembilahan sebagai simpul logistik yang strategis di wilayah pesisir timur Sumatera.

“Jejak pembangunan yang telah dirintis oleh para pemimpin terdahulu wajib kita lanjutkan. Pekerjaan besar ini tentu memerlukan sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan seluruh pemangku kepentingan lainnya, termasuk partisipasi aktif dari masyarakat,” ucapnya.

Di tengah efisiensi anggaran ini, Bupati juga mengingatkan bahwa pembangunan harus dilakukan secara bertahap dengan konsistensi dan kesinambungan. Dia juga berharap seluruh elemen masyarakat dapat mendukung dan mengawal proses pembangunan tersebut.

“Kami mohon doa dan dukungan agar seluruh rencana ini dapat kami laksanakan dengan baik. Setidaknya, kita bergerak maju secara bertahap dengan konsistensi dan kesinambungan,” tuturnya.

Begitu juga dengan aliran listrik 24 jam hingga ke desa-desa di Kabupaten Inhil. Seperti di Kecamatan Pelangiran, sejak dulu baru saat ini masyarakat menikmati aliran listrik 24 jam. Hal ini juga tak terlepas dari komitmen Herman di masa kampanye calon Bupati Inhil pada tahun 2024 lalu.
Setelah itu ia mendorong percepatan elektrifikasi di wilayah-wilayah terpencil, termasuk Pelangiran Kecil yang saat itu baru memulai tahap awal pembangunan jaringan. “Listrik 24 jam sangat diperlukan, terutama untuk kenyamanan anak-anak belajar mengaji di malam hari,” ujar Herman.


Sinergisitas Kunci Kemajuan Daerah

Untuk membawa Inhil lebih maju dalam sektor pembangunan, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna mengatakan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Antara lain sinergi antarsemua pihak, baik pemerintah, masyarakat maupun swasta. 

Menurutnya, milad bukan sekadar bertambahnya umur, akan tetapi ada pekerjaan berat yang meski diselesaikan secara bersama. “Membangun Inhil yang luas ini tidak bisa sendiri-sendiri. Maka perlu kerja sama antarsemua pihak. Baik pemerintah maupun masyarakat, “ jelas Politisi PKB ini, Kamis (12/5).


Lanjut Iwan mengatakan, sebagai pewaris pembangunan tentunya pemerintah dan masyarakat bertanggung jawab penuh atas kemajuan Inhil. Sehingga Inhil ke depan mampu mengejar ketertinggalan dari daerah-daerah lain, baik daerah yang ada di Provinsi Riau maupun provinsi lain.

Secara umum ada harapan yang Iwan sampaikan. Hal itu mencakup peningkatan kualitas hidup masyarakat, kemajuan ekonomi, persatuan, kesatuan masyarakat, dan pembangunan daerah. “Semoga infrastruktur terus diperbaiki sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan membawa masyarakat yang sejahtera,” ujarnya.(*2)

Editor : Bayu Saputra
#Pembangunan Inhil #hut ke 60 inhil #RoRo Tembilahan Batam