Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pengerjaan Tambal Sulam Jalan Lingkar Tembilahan Tak Rampung, Bahayakan Keselamatan Pengguna Jalan

Redaksi • Senin, 20 Oktober 2025 | 19:00 WIB
Kondisi pengerjaan tambal sulam jalan di Jalan Lingkar, Kecamatan Tembilahan, Inhil yang membahayakan masyarakat, Senin (20/10/2025).
Kondisi pengerjaan tambal sulam jalan di Jalan Lingkar, Kecamatan Tembilahan, Inhil yang membahayakan masyarakat, Senin (20/10/2025).

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Masyarakat keluhkan pengerjaan jalan tambal sulam di Jalan Lingkar II lebih tepatnya di depan Rumah Sakit 3M Tembilahan, Indragiri Hilir (Inhil) yang tak rampung.

Jalan yang panjang kurang lebih 20 meter tersebut dinilai dapat membahayakan keselamatan bagi pengguna jalan khususnya kendaraan roda dua disaat malam hari.

Dari pantauan dilapangan, Senin (20/10/2025) terlihat jalan yang sudah dikerjaan sekitar 2 bulan belakangan tersebut hingga saat ini belum kembali dilakukan pengerjaan.

Akibatnya, pengendara dari arah Simpang Empat Jalan Gunung Daek menuju Jalan Lingkar II hanya bisa menggunakan jalur sebelah kanan, begitu juga sebaliknya.

Bahkan menurut warga setempat bernama Anto, akibat jalan tambal sulam yang tak kunjung diselsaikan itu, banyak kendaraan hampir mengalami kecelakaan.

"Sering motor malam-malam nabrak jalan yang lebih tinggi itu, dan ada juga mobil yang mengelak dan nyaris kecelakaan,"ujarnya.

"Bahaya kali di sini, apalagi malam. Banyak pengendara yang kaget karena setengah jalan belum bisa dipakai,"keluhnya.

Kondisi seperti ini juga membuat arus lalu lintas di kawasan tersebut rawan kecelakaan (laka lantas). Minimnya rambu peringatan dan tidak adanya pembatas jalan membuat pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas.

Warga berharap pihak pelaksana pekerjaan maupun dinas terkait segera menyelesaikan proyek tersebut atau setidaknya memasang rambu peringatan dan lampu penerangan sementara.

"Kalau memang belum bisa diselesaikan, tolong diberi tanda atau penerangan. Jangan sampai ada korban dulu baru ditindaklanjuti,"tambah pengguna jalan yang melintas.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Indragiri Hilir, Sri Suharnawi Rawi saat dikonfirmasi melalui seluler belum memberi jawaban terkait kondisi jalan yang dikeluhkan masyarakat tersebut. (*2)

Editor : M. Erizal
#inhil #jalan #Pengerjaan Jalan #tembilahan #tambal sulam jalan