TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) -- Naiknya permukaan air sungai atau pasang rob beberapa waktu belakangan ini terjadi di wilayah Kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Untuk itu masyarakat diingatkan agar meningkatkan kewaspadaan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Inhil, Junaidy Ismail saat ditemui Riaupos.co, Selasa (25/11/2025). Apa yang ia ingatkan itu, karena beberapa waktu belakangan pihaknya telah menerima tiga hingga lima pengaduan setiap harinya terkait binatang seperti ular dan biawak masuk ke dalam rumah.
"Seluruh laporan ini langsung ditangani oleh petugas yang bersiaga selama 24 jam. Setiap hari ada saja laporan terkait ular dan biawak yang masuk ke rumah warga. Petugas kami siap turun kapan saja untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," ucap Junaidy.
Junaidy juga mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi dan menjaga kebersihan lingkungan rumah, terutama pada musim air pasang seperti saat ini.
"Jangan ada tumpukan sampah di sudut rumah, serta menutup setiap lubang yang berpotensi menjadi tempat persembunyian hewan. Lingkungan yang kotor dan banyak celah di rumah dapat mengundang ular maupun biawak masuk. Kebersihan dan kewaspadaan harus ditingkatkan," sambung Junaidy.
Terakhir disampaikannya, Damkar Inhil membuka layanan pengaduan selama 1x24 jam. Masyarakat yang membutuhkan pertolongan dapat menghubungi call center di nomor (0768) 24488. "Kami siaga 24 jam, silahkan memberikan laporan jika ada hewan masuk ke permukiman, sebelum terjadi hal-hal yang tak diinginkan," tutup eks Kadispora Inhil ini.(*2)
Editor : Rinaldi