TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Sekitar 759 jiwa dari 385 kepala keluarga (KK) terdampak banjir pada lima desa di Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Senin (15/12/2025). Banjir di lima desa tersebut akibat intensitas hujan yang tinggi sejak dua hari belakangan ini, ditambah kiriman air dari wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Sedangkan kedalaman mencapai lutut orang dewasa.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Inhil, R Arliansyah melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Ari Syuria mengatakan, lima desa yang tergenang banjir adalah Desa Keritang Hulu, Desa Air Baloy, Desa Lubuk Besar, Desa Limau Manis, dan Kelurahan Slensen.
Saat ini puluhan personel dari BPBD Inhil dan TNI, Polri sudah berada disekitar lokasi terdampak banjir untuk memantau dan mengkaji cepat serta memabantu masyarakat.
"BPBD Inhil membantu masyarakat untuk dilakukan evakuasi di Desa Lubuk Besar. Karena terpantau air di Desa Lubuk Besar meningkat hingga melebihi lutut orang dewasa untuk di beberapa titik yang terfokus di Dusun Kemang Pelita," tambahnya.
Lanjutnya, tim TRC BPBD Inhil juga terus melakukan koordinasi kepada pihak terkait guna menentukan langkah-langkah tepat yang harus diambil jika sewaktu-waktu air terus meningkat di beberapa desa yang ada di Kecamatan Kemuning.
"Serta menginformasikan kepada masyarakat agar melakukan evakuasi mandiri sekira ancaman semakin meningkat, saat ini air sudah surut dan kami tetap siaga jika intensitas hujan terus terjadi," tukasnya
Selain rumah, fasilitas umum seperti sekolah, puskesmas pembantu (Pustu), rumah ibadah dan kantor desa juga terdampak banjir.(*2)
Editor : Edwar Yaman