TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Peristiwa dugaan tindak pidana pembunuhan terjadi di wilayah Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Seorang pria ditemukan tewas dengan sejumlah luka akibat senjata tajam di pondok kebun kelapa sawit miliknya.
Korban diketahui bernama C Adventus J Hutasoit (47). Warga Pekanbaru ini ditemukan meninggal dunia di kebun sawit miliknya yang berada di Parit H Badawi, Dusun Plasma, Desa Pancur, Kecamatan Keritang, Rabu (14/1/2026).
Jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 14.30 WIB oleh warga yang melintas di depan pondok kebun tersebut. Warga kemudian melaporkan temuan itu ke Polsek Keritang.
Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi langsung melakukan sejumlah langkah awal. Mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), memintai keterangan saksi-saksi, melakukan Visum Et Repertum (VER), mengamankan barang bukti, hingga membuat laporan polisi. Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga, disertai surat penolakan autopsi dari keluarga.
Seiring perkembangan perkara, Polsek Keritang bersama Satreskrim Polres Inhil meningkatkan status kasus ke tahap penyidikan. Polisi telah memeriksa sedikitnya 10 orang saksi, melakukan gelar perkara, membuat sketsa TKP, serta mengajukan permohonan olah TKP lanjutan ke Bidlabfor Polda Riau.
Selain itu, tim Satreskrim Polres Inhil yang dipimpin langsung Kasat Reskrim juga berkoordinasi dengan Subdit Jatanras Polda Riau guna mempercepat pengungkapan kasus dan memburu pelaku.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora melalui Kasat Reskrim, Ahad (18/1/2026) menyampaikan keprihatinan atas peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa kasus dugaan pembunuhan ini menjadi perhatian serius jajaran Polres Inhil.
"Perkara ini telah kami tingkatkan ke tahap penyidikan. Seluruh langkah penegakan hukum dilakukan secara profesional, transparan, dan berdasarkan alat bukti yang sah," tegasnya.
Kapolres menambahkan, sejak laporan diterima, polisi telah melakukan pemeriksaan saksi-saksi, pengamanan barang bukti, serta pendalaman melalui analisis forensik dengan melibatkan Bidlabfor dan Subdit Jatanras Polda Riau.
"Upaya pengejaran terhadap pelaku terus dilakukan dan setiap perkembangan kami laporkan secara berjenjang kepada pimpinan," tambahnya.
Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
"Kami meminta masyarakat mempercayakan penanganan kasus ini kepada kepolisian dan membantu dengan memberikan informasi apabila mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan peristiwa tersebut," pungkasnya. (*2)
Editor : Edwar Yaman