Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Cari Nipah Berujung Maut, Nelayan di Inhil Tewas Diseret Buaya

Redaksi • Kamis, 2 April 2026 | 19:19 WIB
Masyarakat ketika melakukan pencarian korban diserang buaya saat sedang mencari nipah di Desa Kuala Patah Parang, Kecamatan Sungai Batang, Kabupaten Inhil, Rabu (1/3/2026). (Istimewa)
Masyarakat ketika melakukan pencarian korban diserang buaya saat sedang mencari nipah di Desa Kuala Patah Parang, Kecamatan Sungai Batang, Kabupaten Inhil, Rabu (1/3/2026). (Istimewa)

 

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Seorang nelayan bernama Ipul, warga Desa Kuala Patah Parang, Kecamatan Sungai Batang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), ditemukan meninggal dunia setelah diterkam buaya, Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.

Dimana korban sebelumnya dilaporkan hilang pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 14.00 WIB saat mencari pucuk nipah bersama rekan-rekannya di perairan Parit Patah Parang Dalam, Desa Pandan Sari.

Peristiwa naas itu terjadi ketika rakit pucuk nipah yang mereka gunakan putus di tengah perjalanan. Korban bersama rekannya turun ke air untuk memperbaiki rakit. Namun tiba-tiba seekor buaya dengan ukuran besar muncul dan langsung menerkam korban.

Baca Juga: ASN yang Dapat WFH Tetap Buat Laporan Kerja dan Diawasi

Rekan korban yang melihat kejadian tersebut segera meminta bantuan warga untuk melakukan pencarian. Sempat terlihat buaya muncul ke permukaan, namun kembali menyelam dan menghilang.

Pencarian sempat dihentikan karena kondisi air surut dan dilanjutkan saat air pasang. Hingga akhirnya, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan luka gigitan di bagian kaki kanan.

Kepala Desa Kuala Patah Parang, Dedi mengatakan setelah ditemukan jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga serta dimakamkan.

Baca Juga: Delapan Desa di Kampar Kiri Hulu Terdampak Banjir Bandang Akibat Luapan Sungai Subayang

"Korban ditemukan saat kondisi air surut, dan saat ini korban telah dimakamkan,"ucap Kepala Desa.

Terpisah, Kapolsek Sungai Batang, Iptu Bambang Sutriyanto SH saat dikonfirmasi juga membenarkan kejadian tersebut.

Hal itu berdasarkan sejumlah saksi yang turut berada di lokasi di antaranya Sudir (49), Yanto (45), dan Ojar (53), yang merupakan sesama nelayan.

Baca Juga: Kasus Asusila Pelajar di Meranti Terkuak dari Medsos, Pelaku Dibekuk di Papua

"Menurut keterangan saksi, korban bersama rekan-rekannya pergi mencari nipah, naas nya korban diserang dan seret buaya,"ujar Kapolsek.

Terakhir, Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam beraktivitas khususnya di perairan.

Menurut warga setempat, kejadian serupa bukan kali pertama terjadi di wilayah tersebut. Serangan buaya di sepanjang aliran sungai Kecamatan Sungai Batang dinilai masih berpotensi terulang.

Baca Juga: Soroti BUMD, Muzamil Minta Kolaborasi Nyata Antar Level Pemerintahan

Masyarakat berharap adanya penanganan serius dari pemerintah daerah, khususnya terkait ancaman satwa liar di kawasan tersebut. (*2)

Editor : M. Erizal
#inhil #tewas diterkam buaya #Redaksi #diterkam buaya #diserang buaya