TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Detik-detik sebelum kebakaran hebat melanda permukiman warga di kawasan Pasar Bom, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Rabu (8/4/2026), warga sempat dikejutkan dengan suara ledakan kecil yang diduga berasal dari aliran listrik.
Suara tersebut, menurut keterangan warga, terdengar dari salah satu warung kopi yang berada di sekitar lokasi kejadian. Tidak lama setelah itu, api mulai muncul dan dengan cepat membesar.
Salah seorang warga, Satria menuturkan, bahwa ledakan kecil tersebut menjadi awal munculnya kobaran api yang kemudian menjalar ke bangunan lain di sekitarnya.
Baca Juga: Dani M Nursalam jadi Tim Ahli Gubernur Riau Tak Sesuai Ketentuan, Kata Sekda Riau
"Sesaat sebelum api terlihat, terdengar ledakan kecil dari aliran listrik di salah satu warung kopi dan itu banyak yang mengetahuinya,"ujarnya.
Dalam hitungan menit, api langsung membesar dan sulit dikendalikan. Kondisi permukiman yang padat dengan bangunan berdempetan membuat api dengan cepat merambat dari satu rumah ke rumah lainnya.
Situasi diperparah dengan cuaca panas yang terjadi saat itu, serta kondisi air sungai yang surut sehingga menyulitkan warga dan petugas dalam melakukan pemadaman.
Baca Juga: Wako Pekanbaru Agung Nugroho Lantik PNS Baru, Tekankan Pelayanan, Loyalitas hingga Budaya Bersih
Warga yang panik berupaya menyelamatkan barang-barang berharga seadanya, sementara sebagian lainnya berusaha membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum bantuan datang.
Namun, besarnya kobaran api membuat upaya tersebut tidak mampu membendung penyebaran api. Dalam waktu singkat, puluhan rumah warga pun dilalap si jago merah.
Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran di kawasan Pasar Bom tersebut menghanguskan 79 rumah warga. Selain itu, 9 rumah mengalami rusak berat dan 19 unit lainnya rusak ringan.
Baca Juga: Kemenangan Tipis Adabiah Padang atas SMAN 1 Pekanbaru Warnai Panasnya Rajawali Cup IV
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menyebabkan kerugian materil yang cukup besar dan membuat banyak warga kehilangan tempat tinggal.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, termasuk mendalami dugaan adanya korsleting listrik sebagai pemicu awal kejadian. (*2)
Editor : M. Erizal