Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Mengungsi ke Saudara, Korban Kebakaran Berharap Bantuan

Redaksi • Sabtu, 11 April 2026 | 17:09 WIB
Bangunan yang terbakar di kawasan Pasar Bom, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tinggal puing-puing, Jumat (10/4/2026). Tampak warga yang menjadi korban mencari barang yang masih tersisa. WARGA UNTUK RIAU POS
Bangunan yang terbakar di kawasan Pasar Bom, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tinggal puing-puing, Jumat (10/4/2026). Tampak warga yang menjadi korban mencari barang yang masih tersisa. WARGA UNTUK RIAU POS

 

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Suasana malam di kawasan Pasar Bom, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tak lagi sama, Jumat (10/4). Deretan rumah yang dahulu berdiri rapat kini berganti puing-puing hitam. Suara aktivitas warga yang biasa terdengar, kini hilang, menyisakan duka mendalam bagi para korban.

Api datang begitu cepat, seolah tak memberi waktu bagi warga untuk menyelamatkan apa pun selain diri dan keluarga. Dalam hitungan menit, rumah-rumah yang selama ini menjadi tempat berteduh berubah menjadi abu. Tanpa tenda pengungsian, para korban kini bertahan dengan cara seadanya.

Mereka berpencar, menumpang di rumah sanak saudara, berbagi ruang sempit, bahkan tidur beralaskan tikar di sudut rumah yang telah penuh. Satria, salah seorang korban, masih mengingat jelas saat api mulai membesar hingga melahap rumahnya. 

Baca Juga: Wako Pekanbaru Agung Nugroho Tinjau Kebakaran Rumah di Senapelan, Pastikan Bantuan untuk Korban

Kini, ia bersama keluarga harus memulai hari dari tempat yang bukan miliknya. “Sekarang menumpang di rumah saudara. Yang penting bisa selamat dulu. Kami hanya bawa baju di badan, yang lain habis semua,” ujarnya.

Hari-hari terasa lebih panjang. Bukan hanya karena kehilangan, tetapi juga ketidakpastian. Kebutuhan sehari-hari pun kini bergantung pada bantuan. Di tengah kondisi itu, kepedulian mulai berdatangan. Bantuan silih berganti mengalir, baik dari pemerintah, pihak swasta, maupun masyarakat. Sembako, pakaian, hingga perlengkapan kebutuhan dasar mulai diterima para korban.

Yudi, staf Kelurahan Pulau Kijang, mengatakan saat ini hanya satu tenda yang berdiri di lokasi kebakaran, itupun difungsikan untuk menampung bantuan dari berbagai pihak. “Tenda darurat untuk pengungsi tidak ada. Korban saat ini mengungsi ke rumah keluarga masing-masing,” ujarnya.

Baca Juga: Korban Kebakaran Pulau Kijang Mulai Terima Bantuan

Mewakili para korban, Yudi berharap bantuan dan perhatian terus mengalir untuk meringankan beban warga yang terdampak. “Kami sangat berharap bantuan. Saat ini warga masih mengumpulkan puing-puing yang bisa diselamatkan,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Reteh, Hasnur Rasidi, Jumat (10/4) memastikan pihaknya terus berupaya membantu warga serta menyalurkan bantuan secara maksimal. “Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak. Alhamdulillah, bantuan terus berdatangan untuk masyarakat yang terdampak,” ujarnya.

Dari data sementara, kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp4 miliar. Sedangkan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Namun di balik bantuan yang datang, para korban masih menyimpan harapan lebih besar. 

Bukan sekadar bertahan hari ini, tetapi bagaimana mereka bisa kembali memiliki tempat tinggal yang layak. Bagi mereka, rumah bukan sekadar bangunan. Ia adalah tempat pulang, tempat memulai hari, dan tempat menyimpan harapan. Kini, di bawah atap rumah saudara, harapan itu tetap dijaga meski dalam keterbatasan, dengan sisa-sisa yang ada. 

Diberitakan sebelumnya, kebakaran hebat melanda wilayah Pasar Bom, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Inhil, Rabu (8/4). Dari kebakaran itu, 79 unit rumah ludes terbakar, 9 unit rumah rusak berat dan 19 rumah warga lainnya rusak ringan dengan total 106 rumah yang terdampak.(*2)

Editor : Bayu Saputra
#mengungsi #inhil #kebakaran inhil #ria #kebakaran