Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Tradisi Sedekah Bumi Jadi Cara Warga Desa Beringin Mulia Inhil Syukuri Hasil Alam

Redaksi • Rabu, 13 Mei 2026 | 23:33 WIB
Sayur dan buah-buahan hasil bumi dikumpulkan warga Desa Beringin Mulia, Teluk Belengkong, Inhil dalam makna sedekah bumi memeperingati hari jadi desa, Selasa (12/5/2026). (Istimewa)
Sayur dan buah-buahan hasil bumi dikumpulkan warga Desa Beringin Mulia, Teluk Belengkong, Inhil dalam makna sedekah bumi memeperingati hari jadi desa, Selasa (12/5/2026). (Istimewa)

 

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Suasana berbeda terlihat di Desa Beringin Mulia, Kecamatan Teluk Belengkong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Selasa (12/5/2026). Warga dari berbagai penjuru desa datang membawa hasil bumi terbaik mereka.

 Ada kelapa, pisang, sayuran, hingga berbagai hasil perkebunan lainnya yang dikumpulkan dalam satu tempat.

Bukan untuk diperjualbelikan, hasil bumi tersebut justru menjadi bagian dari tradisi Sedekah Bumi yang rutin digelar masyarakat setiap tahun bertepatan dengan hari jadi Desa Beringin Mulia.

Baca Juga: Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun, Terisak Sambil Peluk Istri

Tradisi yang kini memasuki tahun ke-31 itu menjadi cara masyarakat setempat mengungkapkan rasa syukur atas rezeki dan hasil alam yang selama ini menjadi sumber penghidupan warga.

Pemerintah desa bersama masyarakat terlihat kompak menyiapkan seluruh rangkaian kegiatan secara gotong royong. Setelah dikumpulkan, hasil bumi tersebut didoakan bersama lalu dibagikan kembali kepada masyarakat.

Kepala Desa Beringin Mulia, Kuslani mengatakan, Sedekah Bumi bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga bentuk kebersamaan yang terus dijaga masyarakat.

Baca Juga: Gelang Armuzna Dibagikan, JCH Riau Jaga Kondisi Fisik, Petugas BTH 4 Beri Latihan Pra Armuzna

"Semua hasil bumi dibawa bersama-sama sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas rezeki yang diberikan kepada masyarakat," ujarnya, Rabu (13/5/2026).

Ia menjelaskan, tradisi tersebut rutin dilaksanakan setiap tanggal 12 Mei dan turut melibatkan desa tetangga serta dihadiri Pemerintah Kecamatan Teluk Belengkong dan Kecamatan Pelangiran.

Menurut Kuslani, ada banyak nilai yang terkandung dalam tradisi Sedekah Bumi. Selain memperkuat semangat gotong royong, kegiatan itu juga menjadi pengingat pentingnya menjaga alam dan lingkungan.

Baca Juga: Seluruh Rangkaian Ibadah Jemaah Calon Haji asal Meranti Lancar Hingga Pelunasan Dam

Tak hanya itu, seluruh makanan dan hasil bumi yang dibawa warga juga dibagikan secara merata tanpa memandang status sosial masyarakat.

"Ini bentuk solidaritas sosial dan kebersamaan masyarakat yang terus kami pertahankan," katanya.

Ia berharap tradisi Sedekah Bumi dapat terus dilestarikan dan menjadi doa bersama agar Desa Beringin Mulia selalu diberikan kesuburan serta hasil bumi yang melimpah.

Baca Juga: 30 Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris UPP Praktikum Jurnalistik di Riau Pos dan RTV

"Harapannya masyarakat semakin makmur dan kampung ini terus diberkahi,"tutupnya.(*2)

Editor : M. Erizal
#tradisi sedekah bumi #Desa Beringin Mulia #inhil