Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

267 Pedagang Pasar Subuh Kompak Dukung Relokasi Pasar Induk Tembilahan

M Ali Nurman • Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB
Bupati Inhil, Herman bersama OPD dan  Himpunan Pedagang Pasar Indragiri Hilir menggelar rapat di Ruang Rapat Kediaman Dinas Bupati. (Istimewa)
Bupati Inhil, Herman bersama OPD dan  Himpunan Pedagang Pasar Indragiri Hilir menggelar rapat di Ruang Rapat Kediaman Dinas Bupati. (Istimewa)

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) -- Sebanyak 267 pedagang Pasar Subuh di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan relokasi sementara demi mendukung penataan Pasar Induk Jalan Yos Sudarso Tembilahan.

Dukungan tersebut ditandai dengan penandatanganan kesiapan relokasi serta pencabutan undian lapak yang dilaksanakan di Aula Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Inhil, Rabu (13/5/2026).

Bupati Inhil, H Herman memberikan apresiasi terhadap sikap para pedagang yang dinilai mendukung langkah besar pemerintah daerah dalam membenahi wajah pasar induk Tembilahan.

Baca Juga: Ratusan Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di DKP Bengkalis

Menurut Herman, dukungan ratusan pedagang menjadi pertanda bahwa keinginan menghadirkan pasar yang lebih tertata, bersih dan nyaman bukan hanya harapan pemerintah, tetapi juga kebutuhan para pedagang serta masyarakat.

"Selama bertahun-tahun kondisi Pasar Induk Tembilahan memang dinilai sudah jauh dari kata layak. Banyak bangunan rusak, lapak tidak tertata, lingkungan pasar kumuh dan becek hingga muncul keluhan praktik pungutan liar," ujar Herman melalui sambungan seluler.

Ia menegaskan, relokasi yang dilakukan bukan untuk mempersulit pedagang, melainkan langkah awal menuju perubahan besar terhadap pusat ekonomi masyarakat Tembilahan tersebut.

Baca Juga: Satpol PP-PKP Tangkap Tangan Dua Pelaku Pencurian Aset Pemkab di Rusun

"Pemerintah ingin menghadirkan pasar yang lebih nyaman, aman dan tertata. Ini demi kepentingan bersama, baik pedagang maupun masyarakat yang berbelanja," tambahnya.

Sejumlah pedagang juga menyambut positif kebijakan relokasi tersebut. Mereka berharap pembangunan pasar induk dapat berjalan lancar sehingga nantinya aktivitas perdagangan menjadi lebih nyaman dan tertib.

"Kalau untuk kebaikan bersama tentu kami mendukung. Pasar memang sudah harus dibenahi supaya lebih nyaman dan tertata," ujar salah seorang pedagang usai mengikuti pengundian lapak.

Baca Juga: UPZ BRK Syariah Salurkan Bantuan untuk Mualaf di Pekanbaru, Wujud Kepedulian Zakat Pegawai bagi Umat

Pedagang lainnya mengaku siap direlokasi selama pembangunan benar-benar membawa perubahan terhadap kondisi pasar induk yang selama ini dinilai semrawut.

"Kami siap pindah. Yang penting nanti pasar menjadi lebih bagus, pembeli nyaman dan pedagang juga tenang berjualan," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala DKUPP Inhil, Dr Trio Beni Putra mengatakan mayoritas pedagang mendukung relokasi dari kawasan sekitar Lapangan Ex Air Mancur menuju Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tembilahan.

Baca Juga: Ferdy Sambo Kuliah S2 dari Lapas Cibinong, Kemenimipas Sebut Semua Warga Binaan Punya Hak Dapatkan Pendidikan

Menurut Trio, relokasi merupakan bagian dari tahapan penataan untuk mendukung pembangunan pasar induk yang lebih baik dan lebih manusiawi bagi pedagang maupun masyarakat. "Relokasi ini bukan penggusuran. Ini bagian dari penataan agar pasar induk ke depan lebih tertata, bersih dan nyaman," tegas Trio.

Ia menambahkan, pemerintah daerah juga berupaya membangun sistem pengelolaan pasar yang lebih profesional dan transparan, termasuk meminimalisir praktik pungutan liar yang selama ini dikeluhkan sebagian pedagang.

DKUPP memastikan seluruh pedagang yang direlokasi tetap mendapatkan lapak dagangan secara gratis. Selain itu, aktivitas perdagangan juga dipastikan tetap berjalan selama proses pembangunan berlangsung. "Pemerintah ingin menghadirkan pasar yang bersih, tertib dan menjadi pusat ekonomi yang membanggakan bagi masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir," pungkasnya.(*2)

 

Editor : Rinaldi
#pasar subuh #dukung relokasi #pedagang kompak