Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Tahun 2026 Lahan Terbakar di Inhil Capai 179,4 Hektare, Gaung Jadi Wilayah Titik Api Terbanyak

M Ali Nurman • Kamis, 21 Mei 2026 | 17:34 WIB
Bupati Inhil Herman didampingi Kapolres dan Dandim meninjau sarana dan prasaran usai Apel Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Karhutla di Halaman Kantor Bupati, Kamis (21/5/2026).(Istimewa)
Bupati Inhil Herman didampingi Kapolres dan Dandim meninjau sarana dan prasaran usai Apel Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Karhutla di Halaman Kantor Bupati, Kamis (21/5/2026).(Istimewa)

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) -- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) hingga Mei 2026 tercatat mencapai 179,4 hektare dengan total 542 titik api. Kecamatan Gaung menjadi wilayah dengan jumlah titik api terbanyak, yakni mencapai 195 kejadian.

Data tersebut disampaikan Bupati Herman saat memimpin Apel Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Karhutla Kabupaten Inhil Tahun 2026, Kamis (21/5/2026) di Tembilahan.

Dalam arahannya, Herman menegaskan ancaman karhutla di Inhil masih sangat serius sehingga diperlukan langkah pencegahan yang lebih maksimal dari seluruh pihak.

Baca Juga: Hadapi El Nino, Plt Gubri Giatkan Pencegahan Karhutla di Desa-Desa 

"Data ini menjadi perhatian serius bagi kita semua bahwa ancaman kebakaran hutan dan lahan masih sangat nyata dan membutuhkan langkah antisipasi yang lebih kuat, terukur dan terpadu," ujarnya.

Selain Gaung yang mencatat titik api tertinggi, Kecamatan Mandah juga menjadi wilayah dengan luas kebakaran terbesar, mencapai 43 hektare. Menurut Herman, kondisi cuaca panas yang dipengaruhi fenomena Super El Nino membuat kawasan gambut di Inhil semakin rentan terbakar, terutama saat musim kemarau panjang.

"Fenomena cuaca ekstrem yang terjadi saat ini harus jadi perhatian bersama karena kondisi lahan yang kering sangat mudah memicu terjadinya kebakaran," katanya.

Baca Juga: Jelang Iduladha, Pemkab Inhil Fasilitasi Puluhan UMKM Pedagang Kue, di Sini Lokasinya

Karena itu, ia meminta seluruh pihak meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah rawan kebakaran. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. "Jangan membuka lahan dengan cara membakar karena dampaknya sangat besar terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat," tegasnya.

Apel siaga tersebut diikuti unsur Forkopimda, BPBD, TNI, Polri, Basarnas, Manggala Agni, perusahaan serta unsur terkait lainnya sebagai bentuk kesiapsiagaan bersama menghadapi ancaman karhutla di Kabupaten Inhil. Pemkab Inhil berharap sinergi seluruh pihak dapat menekan potensi kebakaran serta mencegah terjadinya bencana asap di wilayah tersebut.(*2)

 

 

Editor : Rinaldi
#kecamatan gaung inhil #titik api terbanyak #karhutla inhil