TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Upaya pencarian terhadap Alimudin (42), penyelam yang tenggelam saat mengevakuasi kapal di perairan Sungai Indragiri, akhirnya membuahkan hasil. Pada hari ketiga pencarian, Ahad (12/7), sekitar pukul 11.15 WIB, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tidak jauh dari lokasi awal dilaporkan tenggelam di kawasan Parit 7, Kecamatan Tembilahan Hulu.
Korban sebelumnya dilaporkan tenggelam pada Jumat (10/7) sekitar pukul 17.20 WIB saat melakukan penyelaman untuk mengevakuasi kapal yang tenggelam. Saat itu, korban diduga kehabisan oksigen setelah kompresor udara yang digunakan saat menyelam mendadak tidak berfungsi.
Baca Juga: Hari Ketiga Pencarian, Penyelam yang Tenggelam di Sungai Indragiri Ditemukan Meninggal Dunia
Sejak hari pertama kejadian, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) bersama unsur TNI, Polri, Basarnas, serta masyarakat melakukan pencarian dengan menyisir perairan Sungai Indragiri menggunakan speedboat dan peralatan pendukung lainnya.
Memasuki hari ketiga, tim gabungan kembali memperluas area penyisiran di sekitar lokasi korban dilaporkan tenggelam. Sekitar pukul 11.15 WIB, korban akhirnya ditemukan mengapung dalam kondisi meninggal dunia tidak jauh dari titik awal kejadian.
Baca Juga: Tim Labfor Polda Riau Olah TKP Kebakaran Pasar Tembilahan, Polisi Tunggu Hasil Uji Forensik
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Indragiri Hilir, R Arliansyah, membenarkan korban telah ditemukan oleh tim gabungan setelah tiga hari dilakukan operasi pencarian.
‘’Korban ditemukan sekitar pukul 11.15 WIB dalam kondisi meninggal dunia dan tidak jauh dari lokasi awal korban dilaporkan tenggelam,’’ ujar R Arliansyah.
Baca Juga: Angin Kencang, Rumah Warga di Tembilahan Hulu Roboh
Selanjutnya, tim gabungan mengevakuasi jenazah korban dari lokasi penemuan untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan. BPBD Inhil menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat, termasuk TNI, Polri, Basarnas, relawan, dan masyarakat yang turut membantu proses pencarian sejak hari pertama.(ali/*2)
Editor : Arif Oktafian