Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IHSG Berpeluang Menguat

T
Penulis: Tim Redaksi❯
ILUSTRASI Papan IHSG. (Miftahulhayat/Jawa Pos)
ILUSTRASI Papan IHSG. (Miftahulhayat/Jawa Pos)

Advertisement

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Peluang penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terbuka pada awal pekan ini. Meski dibayangi ketidakpastian global, sentimen positif dari tren investasi berbasis akal imitasi (AI) dan prospek ekonomi Indonesia yang tetap terjaga diperkirakan menjadi penopang pergerakan pasar.

Praktisi pasar modal Hans Kwee mengatakan, bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat setelah tema investasi berbasis AI kembali menjadi perhatian investor. Sentimen tersebut dipicu oleh kenaikan saham produsen cip memori SK Hynix yang diperdagangkan di atas harga penawaran saat debutnya di pasar AS. ”Pasar juga mencermati risa­lah Federal Reserve yang menunjukkan para pembuat kebijakan masih terpecah mengenai arah inflasi dan suku bunga ke depan,” ujar Hans, Ahad (12/7).

Advertisement

Menurut dia, sebagian pejabat bank sentral AS masih bersikap hawkish karena inflasi dinilai berpotensi tetap tinggi. Pelaku pasar kini memperkirakan pe­luang kenaikan suku bunga The Fed pada September mencapai sekitar 69 persen. Selain itu, konflik AS-Iran kembali memicu kenaikan harga minyak dunia, tapi reaksi pasar dinilai masih relatif terbatas.  

Dari dalam negeri, sentimen positif datang dari proyeksi Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Pembangunan Asia (ADB) yang tetap mempertahankan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah perlambatan sejumlah negara di kawasan. Selain itu, cadangan devisa Indonesia juga meningkat di atas ekspektasi pasar.

Advertisement

Hans menilai revisi proyeksi defisit fiskal pemerintah yang mendekati batas 3 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) masih mencerminkan disiplin fiskal. Sebab, pemerintah juga melakukan penyesuaian belanja, termasuk efisiensi sejumlah program prioritas. ”Bursa saham Indonesia masih berpeluang menguat terbatas dengan support di level 5.912 hingga 5.607 dan resistance di kisaran 5.987 sampai 6.377,” ujar Hans.(mim/dio/jpg)

Laporan JPG, Jakarta

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

IHSG Berpeluang Tembus ke Level 6.000

IHSG Berpeluang Tembus ke Level 6.000

IHSG berpotensi menembus level 6.000 didorong sentimen global dan stabilnya harga minyak dunia.

IHSG Berpeluang Menguat Terbatas

IHSG Berpeluang Menguat Terbatas

IHSG diperkirakan menguat terbatas di tengah tekanan global, suku bunga AS, dan ketidakpastian geopolitik.

Rupiah dan IHSG Mulai Pulih

Rupiah dan IHSG Mulai Pulih

Rupiah dan IHSG menguat seiring harapan damai AS-Iran, didukung turunnya harga minyak dan meredanya risiko geopolitik.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer