ISPU Inhil Tembus di Angka 121, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

M Ali Nurman • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 21:54 WIB
Kabut asap menyelimuti kawasan perairan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Selasa (25/8/2026). (Istimewa)
Kabut asap menyelimuti kawasan perairan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Selasa (25/8/2026). (Istimewa)

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) -- Kualitas udara di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berada dalam kategori tidak sehat. Berdasarkan hasil pemantauan Air Quality Monitoring System (AQMS) milik Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Kabupaten Inhil, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai 121, Selasa (25/8/2026) petang.

Kondisi tersebut dipengaruhi parameter Particulate Matter (PM) 2.5 yang menjadi parameter kritis dalam pemantauan kualitas udara. Pantauan di lapangan, kondisi udara di sejumlah kawasan Tembilahan terlihat ditutupi kabut asap. Kondisi tersebut membuat jarak pandang tampak berkurang dan menunjukkan adanya pencemaran udara yang perlu diwaspadai masyarakat.

Kalaksa BPBD Inhil R Arliansyah mengatakan, angka tersebut menunjukkan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara, terutama jika melakukan aktivitas di luar ruangan. "ISPU Inhil saat ini berada di angka 121 dan masuk kategori tidak sehat. Parameter kritisnya PM2.5," ujar Arliansyah.

Baca Juga: Dua Hari, 102 Orang Terkena ISPA akibat Asap, Puskesmas dan Seluruh Tenaga Kesehatan Siaga

Ia mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan kualitas udara dan menyesuaikan aktivitas dengan kondisi yang ada. Kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia juga perlu mendapat perhatian lebih.

"Kalau kondisi udara semakin memburuk, masyarakat sebaiknya mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker," katanya.

Arliansyah menyebutkan, kondisi kualitas udara dapat berubah sewaktu-waktu. Karena itu, masyarakat diminta tidak hanya menunggu kondisi udara terlihat berkabut atau berasap, tetapi mengikuti perkembangan data pemantauan ISPU.

Baca Juga: ISPU Kecamatan Siak Tidak Sehat, Bungaraya Sedang 

Masyarakat dapat memantau kualitas udara Inhil secara mandiri dan real time melalui laman resmi pemantauan ISPU Kementerian Lingkungan Hidup.

BPBD Inhil juga terus memantau perkembangan kondisi karhutla yang berpotensi memengaruhi kualitas udara di wilayah Inhil. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran lahan.

"Kami terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di lapangan. Perkembangan kualitas udara juga menjadi perhatian kami," tutupnya.(*2)

 

Editor : Rinaldi
ispu inhil udara tidak sehat kabut Asap