Dua Lokasi Karhutla di Inhil, 33 Hektare Lahan Terbakar

Redaksi • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:58 WIB
Petugas sedang berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan karhutla yang terjadi di Desa Kayu Raja, Kecamatan Keritang, Kabupaten Inhil, Kamis (27/8/2026). (Istimewa)
Petugas sedang berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan karhutla yang terjadi di Desa Kayu Raja, Kecamatan Keritang, Kabupaten Inhil, Kamis (27/8/2026). (Istimewa)

 
TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Sebanyak 33 hektare lahan terbakar dalam dua kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Kamis (27/8/2026). Kebakaran terjadi di Desa Kayu Raja, Kecamatan Keritang, dan Desa Sungai Rukam, Kecamatan Enok.

Kalaksa BPBD Inhil R Arliansyah mengatakan, kebakaran di Kayu Raja menjadi lokasi dengan luasan terbesar, yakni sekitar 30 hektare. Penanganan di lokasi tersebut telah memasuki hari ketiga.

"Untuk Kayu Raja, luas lahan yang terbakar sekitar 30 hektare dan penanganan sudah memasuki hari ketiga. Tim masih melakukan pemadaman dan pendinginan,"kata Arliansyah.

Baca Juga: Kolaborasi Hadapi Karhutla, Personel dan Peralatan di Riau Dimaksimalkan

Menurutnya, kondisi di lapangan cukup menyulitkan petugas. Cuaca panas dan angin kencang membuat api lebih mudah berkembang. Jaringan komunikasi di lokasi juga sulit.

Sementara itu, karhutla di Desa Sungai Rukam, Kecamatan Enok, memasuki hari pertama penanganan. Luas lahan yang terbakar sementara diperkirakan sekitar tiga hektare.

"Di Sungai Rukam, jenis lahannya gambut. Tinggi api sekitar satu meter dan sumber air berjarak kurang lebih 300 meter dari titik api," jelasnya.

Baca Juga: Unri dan Ruijie Dorong Transformasi Digital Menuju Ekosistem Smart Campus

Pemadaman di Sungai Rukam juga melibatkan personel BPBD, TNI, Polri, pemerintah desa dan masyarakat. Kendala yang dihadapi antara lain cuaca panas, angin kencang, sulitnya jaringan komunikasi serta sumber air.

Arliansyah mengatakan, personel gabungan masih melakukan pemadaman dan pendinginan di kedua lokasi. Upaya tersebut dilakukan untuk mengendalikan api sekaligus mencegah kebakaran meluas.

"Untuk sumber api di kedua lokasi masih dalam penyelidikan. Tim masih fokus melakukan pemadaman dan pendinginan di lapangan," ujarnya.(*2)

Editor : M. Erizal
lahan terbakar karhutla inhil bpbd inhil