Usai Dilantik, Air Mata Bupati Inhu Ade Agus Hartanto Tumpah Saat Memeluk Ibunya

Raja Kasmedi • Dipublikasikan Jumat, 21 Februari 2025 | 00:00 WIB
Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto saat memeluk ibunya dan disaksikan ibu mertuanya usai dilantik, Kamis (20/2/2025).
Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto saat memeluk ibunya dan disaksikan ibu mertuanya usai dilantik, Kamis (20/2/2025).


RENGAT (RIAUPOS.CO) - Momen haru bercampur sukacita, terlihat ketika Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Ade Agus Hartanto S.Sos MSI memeluk ibunya, Hj Nurmiati (69) usai dilantik Presiden RI Prabowo Subianto, Kamis (20/2/2025). Air mata bahagia orang nomor satu di Kabupaten Inhu itu bersama ibunya, tumpah saat berpelukan.

Bahkan, pelukan yang sama juga dilakukannya kepada bapak mertuanya, Syofyan Zainal dan ibu mertuanya Suryati. Momen itu membawa haru dan bangga serta bahagia kepada pihak keluarga dan sanak saudara lainnya.

Bupati Inhu merupakan anak ke-6 dari 7 bersaudara, tidak lagi bisa memeluk ayahnya, Sahar. Karena sejak dibangku SMP yakni tahun 1996 lalu, ayahnya mantan pegawai kantor Pos Rengat sudah menghadap Sang Pencipta.

Bupati Inhu yang masih berusia 41 tahun itu, sejak awal untuk acara pelantikan, sudah berencana memboyong orangtuanya beserta keluarga besarnya ke Jakarta. Namun pada saat pelantikan, keluarga besar tidak bisa hadir lengkap.

"Ada dua adek saya tidak bisa ikut hadir. Satunya, karena lagi menjalankan ibadah umroh dan satu lagi tidak mendapat cuti," ujar abang tertua Bupati Inhu, Dodi Afrianto, Kamis (20/2/2025).

Suasana haru itu sebut Dodi, ketika Bupati mendatangi meja tempat duduk keluarga disalah satu hotel di Jakarta usai acara pelantikan. Bupati Inhu, secara tiba-tiba datang dan langsung memeluk ibunya.

Pihak keluarga yang menyaksikan, ikut larut hingga tidak sempurna mengabadikan kejadian itu. "Sepertinya ibu ada ngomong sama Ade tapi saya agak jauh dan kurang kedengaran," ucap Dodi Afrianto.

Mewakili pihak keluarga, Dodi Afrianto berpesan kepada Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto agar amanah selama memimpin Kabupaten Inhu. Karena yang diperoleh saat ini bukan hadiah tetapi harapan masyarakat Kabupaten Inhu kepada pemimpinnya.

Selain itu, sebagai seorang pemimpin, silahkan berbenah untuk Kabupaten Inhu lebih maju atau setidaknya dapat sejajar dengan kabupaten/kota di Riau. "Silahkan bentuk tim bersama OPD di Pemkab Inhu untuk mewujudkan janji-janji pada kampanye lalu," harapnya.

Kemudian sebutnya, seorang Bupati tak ubahnya sebagai seorang pelatih dalam satu tim olahraga. Apabila pemain yakni pejabat yang ada tidak sejalan dengan pelatih, tentunya tujuan tidak akan tercapai.

"Mungkin untuk tahun ini belum akan bisa mewujudkan janji-janji. Karena APBD 2025 sudah disahkan sebelum dilantik. Silahkan disesuaikan dan lanjutkan apa yang sudah tertuang dalam APBD 2025," harap Dodi Afrianto kepada adiknya.

Dalam pada itu, Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto mengatakan bahwa, dirinya tengah menyiapkan diri untuk mengikuti retreat di Magelang. "Usai mengikuti retreat hingga tanggal 28 Februari mendatang, akan langsung kerja," ucapnya.

Baginya tidak ada program khusus selama 100 hari kerja. Karena, APBD Inhu 2025 sudah tersusun sebelum dirinya dilantik. "Fokus menjalankan program yang sudah disetujui dalam APBD dan sambil berjalan tetap dilakukan pemetaan terhadap persoalan yang ada," sebut Ade Agus Hartanto.(kas)

Editor : M. Erizal
menangis ibu prabowo rengat inhu