Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Karyawan Toko Ditemukan Tergantung di Dalam Rumah

Raja Kasmedi • Selasa, 11 Maret 2025 | 11:00 WIB
MISRAN
MISRAN

RENGAT (RIAUPOS.CO)- Warga Desa Buluh Rampai, Blok B, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dihebohkan dengan aksi nekat bunuh diri dengan cara gantung diri. Korban nekat bunuh diri di dalam rumah kontrakannya di RT 06 RW 02 menggunakan kain sarung. 

Korban gantung diri itu diketahui atas nama Andre Tanjung alias Andre (19) asal Sungai Batung, Sijunjung Sumatera Barat (Sumbar). Korban selama ini bekerja di salah satu toko emas pasar Belilas Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida, Kabupaten Inhu.

Sedang istrinya, Lisa Sofiani (24) asal Solok Kampung Dalam, Padang Pariaman bekerja di salah satu rumah makan di Kelurahan Pangkalan Kasai. Pasangan ini diketahui belum memiliki anak.

Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar SIK MSi melalui Kasi Humas Aiptu Misran SH mengatakan, laporan tentang penemuan mayat laki-laki meninggal dunia dalam keadaan tergantung diterima pada Ahad (9/3) sekira pukul 22.00 WIB. “Laporan itu diterima Polsek Seberida,” ujar Misran, Senin (10/3).

Atas laporan itu, Kapolsek Seberida Kompol Yudha Efiar SH beserta tujuh orang personel langsung menuju ke TKP. Dari turun lapangan itu, ada enam saksi yang dimintai keterangan tentang penemuan korban meninggal gantung diri.

Dijelaskannya, Ahad (9/3) sekira pukul 21.50 WIB saksi Ayi Muhammad Raif Alias Ayi disuruh Lisa Sofiani mengambil handphone ke rumah kontrakannya. Di mana, Lisa Sofiani merupakan istri korban dan bekerja di salah satu rumah di daerah itu.

Setelah tiba di rumah kontrakan, Ayi sempat memanggil-manggil korban, namun tidak kunjung ada jawaban. Sehingga dengan kondisi itu, Ayi yang juga karyawan Lisa Sofiani, kembali ke rumah makan.

Saat tiba di rumah makan, Ayi menyebutkan kondisi yang ada. Bahkan, Lisa kembali menyuruh beberapa orang anaknya kembali ke rumah kontrakan untuk mengambil handphone.

Salah seorang saksi yakni Silfani mencoba mengintip dari arah jendela dan melihat korban tergantung di Konsen pintu kamar menggunakan kain sarung. “Melihat kejadian itu, salah seorang saksi kembali ke rumah makan menemui istri korban,” ungkapnya.

Baca Juga: Living World Bersih-Bersih Masjid dan Donasi Alat Kebersihan

Sejumlah saksi yang ada di TKP berupaya menurunkan korban dan dilarikan ke Puskesmas Pangkalan Kasai. Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban meninggal dunia akibat gantung diri.

Ketika ditanya motif korban gantung diri. Bahkan, berbagai informasi menyebutkan bahwa, korban bersama suaminya sempat cek-cok. Kasi Humas mengatakan bahwa, motif korban gantung diri masih didalami. “Beri waktu penyidik untuk mendalaminya,” tutupnya.(gem)

Editor : Arif Oktafian
#korban bunuh diri #tergantung #meninggal dunia #mayat laki-laki #bunuh diri #toko emas #kapolsek