RENGAT (RIAUPOS.CO) - Ruas Jalan Rengat-Tembilahan akhirnya menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Di mana, di beberapa spot pada jalan berstatus jalan provinsi itu mengalami rusak berat.
Perhatian Pemprov Riau itu setelah Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Ade Agus Hartanto SSos mengajak Gubernur Riau (Gubr) H Abdul Wahid meninjau ruas jalan tersebut, Sabtu (16/3). Kunjungan kerja Gubri di Kabupaten Inhu bagian dari rangkaian kegiatan Safari Ramadan Pemprov Riau.
Sementara titik fokus peninjauan dan perhatian itu yakni jembatan di Desa Teluk Sungkai, Kecamatan Kuala Cenaku pada ruas Jalan Rengat-Tembilahan. Di mana, jembatan di depan itu mengalami rusak pada bagian oprit akibat abrasi.
Selain mengancam jembatan, abrasi di daerah itu juga mengancam badan jalan. Bahkan, sebagian badan jalan dengan panjang sekitar tujuh meter dengan kedalaman mendekati satu meter.
Saat turun lapangan melakukan peninjauan itu, Gubri memerintahkan agar dipasang portal larangan untuk kendaraan jenis truk bermuatan berat. Portal itu dipasang pada sisi kiri dan kanan jalan.
“Sesegera mungkin ini akan kita kerjakan. Untuk material bahan sebagian sudah siap dan akan menyusul,” tegas Gubri H Abdul Wahid didampingi Kadis PUPR Riau M Arief Setiawan dan Kepala BWS Sumatra III Syauqiatul Fahnani Rangkuti.
Peninjauan dilanjutkan di Pasar Rengat tepatnya Jalan Jenderal Sudirman. Di mana jalan di daerah itu yang juga bersebelahan dengan Sungai Indragiri, sejak beberapa waktu mengalami abrasi.
Terkait hal itu, Gubri minta kepada Balai Wilayah Sungai Sumatra III untuk perlu menyegerakan pembangunan turap sebagai alternatif bagi perbaikan tiga titik abrasi. “Ini akan menjadi prioritas Pemprov Riau, bagaimana semua ini bisa teratasi,” ungkap Gubri.
Bupati Inhu Ade Agus Hartanto pada kesempatan itu menyampaikan, dengan adanya perhatian dari Pemprov Riau, diharapkan perbaikan Jembatan Sekayan di Desa Teluk Sungkai Kecamatan Kuala Cenaku bisa segera bisa ditangani.
Karena ruas jalan Rengat-Tembilahan merupakan jalan utama bagi warga daerah itu.(gem)
Editor : Arif Oktafian