RENGAT (RIAUPOS.CO) - Menteri Agama Republik Indonesia menggagas penanaman 1 juta pohon matoa secara serentak, Selasa (22/4/2025). Sebagai tindak lanjutnya, di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) akan dilakukan penanaman sebanyak 2.815 pohon Matoa.
Pada acara penanaman serentak itu, Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto SSos MSI langsung ikut serta me-launching penanaman pohon matoa di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) daerah itu. Selain Bupati, pada penanaman perdana juga ada Pj Sekdakab Inhu, Paino SP, Kapolres Inhu, AKBP Fahrian Saleh Siregar SIK MSI, Kepala Kemenag Inhu, DR H Darwison MA, Kasi serta staf Kemenag Inhu serta undangan lainnya.
Baca Juga: J&T Express Ajak Masyarakat Gabung Program Kemitraan Mini Drop Point
Pada kesempatan itu, Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas langkah-langkah yang dilakukan oleh Kemenag Inhu.
"Penanaman pohon adalah alarm bagi kita. Karena mulai akhir bulan ini akan memasuki musim panas dan tentunya rawan Karhutla, ujar Bupati Ade Agus Hartanto, Selasa (22/4/2025).
Selanjut Bupati menyampaikan bahwa, esensi sesungguhnya dari penanaman pohon adalah warisan yang dapat nikmati kedepannya.
"Pemkab Inhu siap mendukung kegiatan ini dan mudah-mudahan kegiatan ini tercatat dalam rekor MURI,' ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Kemenag Inhu, DR H Darwison MA mengatakan bahwa, penanaman pohon kali ini dalam rangka Hari Bumi ke-55 tahun. Di mana, Kementerian Agama RI melaunching penanaman 1 juta pohon Matoa, mulai dari pusat hingga daerah secara serentak di seluruh Indonesia
"Kami menyediakan sebanyak 2.185 bibit pohon Matoa yang nantinya akan di sebarkan ke Kantor KUA di setiap kecamatan serta madrasah-madrasah se-Kabupaten Inhu," sebut Darwison.
Secara rinci disampaikannya, penanaman pohon Matoa sebanyak 2.815 pohon itu berada areal Kantor Kemenag, Kantor KUA se-Kabupaten Inhu, Madrasah se-Kabupaten Inhu, pondok pesantren se-Kabupaten Inhu serta di lingkungan rumah ibadah se-Kabupaten Inhu.(kas)
Editor : Edwar Yaman