RENGAT (RIAUPOS.CO) - Harga bahan kebutuhan pokok (bapok) jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 tergolong stabil. Bahkan, di Pasar Rakyat Kota Rengat, harga cabai merah keriting asal Sumatera Barat (Sumbar) turun dari sebelumnya.
Begitu juga dengan ketersediaan Bapok jelang perayaan Nataru 2026, tergolong cukup. "Berdasarkan hasil pantauan harga Bapok pada akhir pekan kemarin di pasar rakyat Kota Rengat, harga cabai merah keriting asal Sumbar turun dari sebelumnya," ujar Kepala Disperindag Inhu, Tukiyat, Ahad (21/12/2025).
Harga cabai merah keriting asal Sumbar, sebelumnya mencapai Rp100 ribu menjadi Rp85 ribu per kilogram. Cabai merah keriting asal luar Sumbar mencapai Rp90 ribu menjadi Rp70 ribu per kilogram.
Hanya saja, harga cabai rawit merah maupun cabai rawit hijau masih bertahan Rp100 ribu per kilogram. "Harga cabai merah keriting asal Sumbar awal pekan lalu, mencapai Rp110 ribu per kilogram," ungkapnya.
Sebelumnya penyebab harga cabai merah keriting asal Sumbar mencapai Rp110 ribu per kilogram, akibat tranportasi dari daerah asal, sempat terganggu oleh dampak musibah bencana alam.
Namun, belakang transparan dari daerah asal sudah semakin lancar dan berdampak kepada turunnya harga cabai merah keriting.
Harga bahan kebutuhan pokok lainnya di pasar rakyat Kota Rengat, pada akhir pekan kemarin terpantau stabil. Bahkan, tidak ada kenaikan harga pada komodi Bapok tersebut.
"Untuk harga daging ayam ras pada akhirnya pekan kemarin mencapai Rp39 ribu per kilogram. Sedangkan daging ayam kampung Rp60 ribu per kilogram," terangnya. (kas)
Editor : M. Erizal