RENGAT (RIAUPOS.CO) - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Zulfahmi Adrian AP MSI bersama pihak kepolisian serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Inhu meninjau bekas ledakan pipa gas di Desa Tani Makmur, Jumat (9/1/2026). Di mana, kunjungan itu dalam rangka memastikan penangkapan pipa gas yang mengalami bocor dapat diatasi.
Lokasi terjadinya pipa gas yang mengalami bocor berada di line III Dusun Tani Makmur Desa Tani Makmur Kecamatan Rengat Barat atau sekitar 13 kilogram dari Kantor Bupati Inhu di Jalan Lintas Timur Kelurahan Pematang Reba. Menunju lokasi tersebut melintasi Kelurahan Pematang Reba, Desa Pematang Jaya, Sungai Baung, Bukit Petaling.
Jalan menuju lokasi pipa bocor ketika memasuki Desa Sungai Baung, merupakan jalan batu tanah. Namun jalan menuju lokasi pipa gas yang mengalami bocor layak dilalui.
Di sela-sela peninjauan itu, Sekda Inhu Zulfahmi Adrian mengatakan bahwa, pihaknya bersama pihak kepolisian dan pihak perusahaan turun ke lapangan untuk memastikan penanagan pipa gas mengalami bocor.
"Alhamdulillah, dari hasil peninjauan, kondisi pipa gas yang mengalami bocor sudah dapat diatasi pihak perusahaan," ujar Zulfahmi Adrian.
Peninjauan itu, sebutnya, tim Pemkab dan pihak kepolisian memastikan betul-betul pipa yang bocor tidak lagi berdampak kepada masyarakat. Namun pihak perusahaan sudah menyampaikan komitmen melakukan perbaikan dan mengupayakan sesuatu yang terdampak akan ditangani.
Untuk itu, katanya, Pemkab Inhu memberikan apresiasi kepada pihak perusahaan yang telah melakukan penanganan. Di mana dalam penanganan dapat berkolaborasi dengan tingkat desa, kecamatan, KPBD serta pihak PT Inecda.
Lebih jauh disampaikannya, kepada masyarakat diimbau agar tidak salah mendapatkan informasi. Namun informasi tentang pipa bocor harus dari perusahaan atau pihak desa. Sehingga kejadian pipa gas yang bocor tidak menjadi momok bagi masyarakat.
"Semoga masyarakat tidak resah dan perusahaan dapat menangani pipa gas yang bocor dengan baik," harapnya.(kas)
Baca Juga: 304 Kasus Penyakit Mulut dan Kuku Ditemukan di Riau Selama Tahun 2025
Editor : Edwar Yaman