RENGAT (RIAUPOS.CO) -- Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) bergerak cepat atasi mogok guru SMPN 2 Batang Peranap di Desa Sencano Jaya, Kecamatan Batang Peranap. Bahkan pada Kamis (5/3/2026), tidak ada lagi spanduk mengecam kepala sekolah dan tidak ada lagi mogok guru.
Suasana kondusif di sekolah tersebut, ketika Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Inhu, Ir H Hendrizal MSI turun langsung ke SMPN 2 Batang Peranap. "Alhamdulillah, proses belajar mengajar bejalan lancar dan tidak ada lagi spanduk yang terpasang," ujar Wabup Inhu, Hendrizal, Kamis (5/3/2026).
Dijelaskannya, dari turun lapangan ke SMPN 2 Batang Peranap, langsung duduk bersama dengan para guru. Dari duduk bersama itu, sambil menghimpun informasi hingga terjadi pemasangan spanduk dan guru mogok.
Setelah sejumlah guru menyampaikan beberapa masalah yang ada di SMPN 2 Batang Peranap, Wabup meminta agar tidak lagi meluahkan dengan cara pemasangan spanduk dan mogok mengajar. Karena mogok mengajar akan berdampak kepada para pelajar.
"Jika ada kendala tentang dunia pendidikan, tolong disampaikan melalui jalurnya. Jangan korbankan anak-anak hingga terganggu proses belajar mengajar," ucap Wabup.
Wabup juga menegaskan bahwa, kepada para guru agar tetap melaksanakan tugasnya sebagai pengajar. Kemudian, untuk kepala sekolah yang dipermasalahkan para guru, akan menjadi perhatian Pemkab Inhu.
"Situasi kondusif, para guru dan kepala sekolah dapat memahami dan menerima saran yang diberikan," terang Wabup.
Dalam pada itu, Kepala SMPN 2 Batang Peranap, Ramlan SAg juga membenarkan kedatangan Wabup Inhu. "Permasalah sudah terurai dan masing-masing pihak sudah dapat memahami. Begitu juga dengan proses belajar mengajar sudah berjalan lancar," ucapnya.
Editor : Rinaldi