RENGAT (RIAUPOS.CO) - Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Ir H Hendrizal MSI mengatakan bahwa, pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah berjalan di sejumlah kecamatan di daerah itu.
Dari pelaksanaan program tersebut, Wabup berharap tetap ada pengawasan dari Balai POM.
Dari pengawasan yang ketat, tentunya agar kualitas dan keamanannya selalu terjaga. Sehingga tujuan pelaksanaan MBG dapat tercapai sesuai harapan.
Baca Juga: Proyek Jalan 2026 Tak Kunjung Dimulai, PUPR Meranti Tunggu Kepastian Anggaran
Demikian disampaikan Wabup Inhu pada acara advokasi program prioritas nasional keamanan pangan serta advokasi kabupaten/kota pangan aman dan Dana Alokasi Khusus (DAK) di wilayah kerja Balai POM Inhu. Kegiatan tersebut ditaja oleh Balai POM di ruang Narasinga Kantor Bupati Inhu, Kamis (23/4/2026).
Dikatakan Wabup, untuk advokasi program prioritas nasional keamanan pangan dan advokasi kabupaten/kota pangan aman dan Dana Alokasi Khusus (DAK) di wilayah kerja Balai POM Inhu, pada prinsipnya Pemkab Inhu mendukung penuh.
"Pemkab Inhu mendukung program pengawasan yang diinisiasi oleh Balai POM demi kesehatan masyarakat," ujarnya.
Baca Juga: Jadi Bapak Asuh Anak Stunting, BKPP Salurkan Asupan Makanan ke Rumah Warga Tanjung Simandolak
Untuk itu sebutnya, diharapkan seluruh pemangku kepentingan hingga stakeholder terkait dapat bersinergi menyukseskan program prioritas tersebut. Karena pengawasan pangan itu penting.
Hanya saja secara khusus, Wabup juga menyoroti pelaksanaan program MBG yang sedang berjalan di Kabupaten Inhu. Tentunya program MBG sudah berjalan baik itu diperlukan pengawasan yang ketat agar kualitas dan keamanannya selalu terjaga.
Pengawasan itu lebih kepada penyediaan pangan. Karena kualitas pangan sebagai pondasi kesehatan publik. "Kehadiran Dana Alokasi Khusus (DAK) diharapkan mampu mengoptimalkan langkah pengawasan di lapangan secara lebih masif," harapnya.
Baca Juga: Kepala UPT Dinas PUPR di Riau Mengaku Takut Dimutasi, Terpaksa Ikut Nyetor Japrem
Sementara itu, Kepala Balai POM Inhu, Veronika Ginting, menegaskan bahwa, instansinya memiliki tanggung jawab besar dalam menjamin keamanan obat dan makanan. "Wilayah kerja Balai POM mencakup tiga kabupaten yakni, Inhu, Inhil dan Kuansing," ucapnya.
Usai memberikan arahan, dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen dukungan penuh terhadap pelaksanaan intervensi program prioritas nasional jeamanan pangan. (kas)
Editor : M. Erizal