
RENGAT (RIAUPOS.CO) - Rumah toko (ruko) milik Raflis (62) warga Jalan Raya Kongsi IV Kelurahan Tanah Merah Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang terjadi pada Ahad (7/6/2026) sekitar pukul 02.45 WIB itu. Namun barang-barang berharga milik korban banyak yang tidak dapat diselamatkan.
"Dugaan sementara akibat arus pendek. Namun demikian penyebab kebakaran yang dialami Raflis, masih dalam penyelidikan," ujar Kapolres Inhu, AKBP Eka Ariandy Putra SH SIK MSI melalui Kasi Humas, Aiptu Misran SH, Ahad (7/6/2026).
Dijelaskannya, berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi yang dimintai keterangannya bahwa, kejadian itu diketahui langsung oleh korban. Di mana, korban terbangun dari tidurnya ketika mendengar suara barang berserakan.
Baca Juga: Sambut 432 Jemaah Haji Kampar Kloter 05 BTH, Ahmad Yuzar: Semoga Menjadi Haji Mabrur
Setelah dilihat ke sumber suara tersebut, ternyata api sudah berkobar di dalam rukonya. Bahkan, sejumlah barang dagangannya sudah banyak yang terbakar.
Melihat kondisi itu, korban langsung membangunkan anggota keluarganya. Bahkan, korban bersama keluarganya berhasil keluar rumah dan kemudian menelpon pemadaman kebakaran dan pihak kepolisian.
"Korban bersama keluarganya berhasil turun melalui tangga. Karena rumah permanen miliknya bertingkat satu," ungkapnya.
Warga sekitar secara bersama-sama berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun upaya pemadaman itu tidak membuahkan hasil.
Baca Juga: Kini Menagih Utang Bisa Menggunakan AI sebagai Debt Collector Virtual Menghubungi Nasabah
Berselang beberapa menit kemudian, datang satu unit mobil Damkar milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dah Damkar Kecamatan Pasir Penyu. Kemudian dibantu satu unit mobil Damkar milik PT Pertamina EP Lirik dan satu unit mobil Damkar milik PT EMP Energi serta satu unit mobil Damkar milik PT Tunggal Perkasa Plantation.
Api baru dapat dikendalikan dan padam total sekira pukul 06.30 WIB.
"Dalam pemadam itu, lima personel Polsek Pasir Penyu juga ikut dikerahkan dan kerugian yang dialami korban akibat kejadian itu diperkirakan mencapai ratusan juta," terangnya.(kas)
Editor : Edwar Yaman