RENGAT (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tiadakan apel Senin (13/7/2026) besok. Hal itu dalam rangka memberi keringanan kepada pegawai untuk mendukung Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah (GAMAS) pada hari pertama masuk sekolah.
"Bagi pegawai laki-laki yang memiliki anak yang masih sekolah, diharapkan dapat mengantar anaknya pada hari pertama masuk sekolah," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Inhu, Zulfahmi Adrian AP MSI, Ahad (12/7/2026).
Menurutnya, program GAMAS merupakan upaya inisiatif pemerintah untuk mendorong keterlibatan langsung ayah dalam pendidikan anak. Hal itu dimulai sejak hari pertama masuk sekolah.
Baca Juga: Disdik Pekanbaru Tetapkan MPLS Lima Hari, Perpeloncoan dan Pungutan Dilarang
Sehingga dengan keterlibatan para ayah, diharapkan tujuan GAMAS untuk memperkuat ikatan emosional, menumbuhkan rasa percaya diri anak, serta mematahkan stigma bahwa pengasuhan adalah tugas utama ibu, dapat tercapai.
Program GAMAS sambungnya, juga dalam rangka memberi contoh nyata bagaimana momen sederhana itu memberikan dampak luar biasa pada kepercayaan diri dan semangat anak di hari pertama sekolah. "Kemarin, sebelum libur ada program Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR) yang juga sudah berjalan di Inhu," ungkapnya.
Sesuai jadwal, pada awal masuk sekolah bagi murid baru di masing-masing sekolah menerapkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari ke depan. Program MPLS itu, tentunya harus mengacu kepada acuan yang sudah ditentukan oleh Kemendikdasmen.
Bahkan, kepada masing-masing sekolah juga diimbau agar dari awal masuk sekolah atau masa MPLS tidak ada lagi perpeloncoan. "Sesuai yang diharapkan Kemendikdasmen agar awal masuk sekolah dengan menerapkan MPLS ramah," ucapnya.
Lebih jauh disampaikannya, pada pelaksanaan MPLS juga dilarang melakukan pungutan dalam bentuk apapun. "Semoga pelaksanaan MPLS berjalan sesuai dengan ketentuannya dan GAMAS dapat dilakukan para ayah," harap Zulfahmi Adrian. (kas)
Editor : M. Erizal