Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Hari Pertama Masuk Sekolah di Inhu, Banyak Murid Baru Belum dapat MBG, APPMBGI : Itu Kelalaian SPPG dan Sekolah 

Raja Kasmedi • Senin, 13 Juli 2026 | 18:40 WIB
Korwil Disdikbud Kecamatan Rengat Barat, Sanfriadi SPd saat meninjau pelaksanaan MPLS di salah satu sekolah di daerah itu, Senin (13/7/2026). (Korwil Rengat Barat untuk Riaupos.co)
Korwil Disdikbud Kecamatan Rengat Barat, Sanfriadi SPd saat meninjau pelaksanaan MPLS di salah satu sekolah di daerah itu, Senin (13/7/2026). (Korwil Rengat Barat untuk Riaupos.co)

 

RENGAT (RIAUPOS.CO) - Hari pertama masuk sekolah Senin (13/7/2026), banyak murid baru di sejumlah sekolah dalam wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) belum mendapatkan Makan Bergizi Gratis (MBG). Belum diketahui hingga kapan murid baru akan mendapatkan jatah dari program Presiden RI itu.

Berdasarkan data yang dihimpun Riaupos. co, murid baru tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Lirik Kabupaten Inhu terdapat di tujuh sekolah. 

"Dari data yang saya terima, masih ada murid baru di hari pertama masuk sekolah yang belum mendapatkan jatah MBG, " ujar Korwil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kecamatan Lirik, Yurnalis Alanshori SPd SD, Senin (13/7/2026).

Baca Juga: Berlangsung hingga Malam, IKPTB dan KTB Kumpulkan 1.550 Kantong Darah

Murid baru yang belum mendapatkan MBG itu diantaranya, di SDN 003 Gudang Batu sebanyak 18 siswa, SDN 005 Sungai Sagu sebanyak 25 orang, SDN 006 Seko Lubuk Tigo sebanyak 23 orang, SDN 008 Rejosari sebanyak 9 orang. Selanjutnya, di SDN 012 Sungai Sagu sebanyak 45 orang, SDS YKPP Lirik sebanyak 18 orang dan SDS Muhammadiyah sebanyak 15 orang.

Di Kecamatan Rengat Barat, sedikasihnya terdapat di lima sekolah. "Di Rengat Barat juga ada murid baru yang belum dapat MBG di hari pertama masuk sekolah," ujar Korwil Disdikbud Kecamatan Rengat Barat, Sanfriadi SPd.

Di antara murid baru belum mendapatkan MBG itu yakni di SDN 005 Pekan Heran, SDN 001 Pekan Heran, SD 25 Pekan Heran dan SMPN 1 Rengat Barat. "Tadi saya juga dapat laporan, murid baru beberapa sekolah di Desa Tanah Datar juga belum mendapatkan MBG," katanya.

Baca Juga: Penerbangan 1 Jam 10 Menit dari Pekanbaru, Singapura Pilihan Liburan Keluarga Warga Riau

Ketika hal itu dikonfirmasi kepada Korwil Satuan Pelayanan Pemenuhan (SPPG) Kabupaten Inhu, Eggi Dwi Putra Sitepu mengatakan bahwa, pihak sekolah belum menyetor dengan lengkap data jumlah murid beserta data alergi makanan. "Ada beberapa sekolah yang cepat dan lambat menyampaikan data murid," sebut Eggi Dwi Putra Sitepu.

Untuk itu sambungnya, bagi sekolah atau murid baru yang belum menerima tetap akan disalurkan MBG, apabila data sudah diserahkan pihak sekolah kepada SPPG yang membawahi sekolah yang ada.

"Data itu sangat penting, agar tidak ada kejadian yang tidak kita inginkan serta menjalankan tertib administrasi pendataan," ungkapnya.

Baca Juga: Perkuat Sinergi dan Perluasan Basis Pajak Bersama Stakeholder, Kanwil DJP Riau Perkuat Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Ditempat terpisah, Ketua Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) Kabupaten Inhu, Seno Harto SP SPd SH MSI ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa, adanya murid baru disejumlah sekolah belum mendapatkan MBG, merupakan kelalaian SPPG dan pihak sekolah.

"Pihak SPPG ada bidang Asisten Lapangan (Aslap) dan pihak sekolah ada yang ditugaskan sebagai panitia penerimaan murid baru. Kenapa tidak ada saling koordinasi," ucap Seno Harto.

Agar hal itu tidak berlarut-larut, hendaknya Aslap hendaknya turun langsung ke sekolah. Begitu juga dengan panitia penerimaan murid baru, hendaknya sudah menyiapkan data dan diserahkan kepada SPPG. "Ini program Presiden untuk masyarakat, jangan dianggap enteng," tegasnya. (kas)

Editor : M. Erizal
#Makan Bergizi Gratis #hari pertama masuk sekolah #kabupaten inhu