Pemkab Inhu Canangkan Desa Siaga TB

Raja Kasmedi • Dipublikasikan Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:06 WIB
Plt Kepala Diskes Inhu Indrawansyah SE MSI, foto bersama peserta sosialisasikan pembentukan desa siaga Sabahat-TB, Selasa (20/10/2026). Foto: Diskominfotik Inhu
Plt Kepala Diskes Inhu Indrawansyah SE MSI, foto bersama peserta sosialisasikan pembentukan desa siaga Sabahat-TB, Selasa (20/10/2026). Foto: Diskominfotik Inhu

RENGAT (RIAUPOS.CO) -- Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) melalui Dinas Kesehatan (Diskes) sosialisasikan pembentukan desa siaga Satu Hati Bersama Atasi Tuberculosis (Sabahat - TB). Pencanangan Sahabat TB itu diawali di Desa Petala Bumi Kecamatan Seberida.

Agenda itu menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen penanggulangan Tuberkulosis (TBC) berbasis gotong royong di tingkat desa. Sosialisasi Sahabat TBC itu melalui inovasi yang diinisiasi oleh Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Diskes Inhu, Yuniarni SST MSI.

Pada pelaksanaan sosialisasi itu juga dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan yang juga Plt Kepala Diskes Inhu, Indrawansyah SE MSI. Selian itu juga hadir, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Syaiful Bahri SSos, Camat Seberida, Wisnu Subroto SSos, Kepala Desa Petala Bumi Sugiono, unsur Forkopimcam Seberida.

Baca Juga: Gaji Manajer Kopdes Rp6,8 Juta hingga Rp8,3 Juta, Ini Usulan Agrinas soal Tanggal Pembayaran

Kabid P2P Diskes Inhu, Yuniarni mengatakan bahwa, nama Sahabat TB dipilih atas keyakinan bahwa penanggulangan TBC tidak bisa hanya disandarkan pada tenaga kesehatan semata. Namun untuk penanggulangannya membutuhkan gerakan bersama seluruh sektor dan aparat desa.

"Melalui Satgas Sahabat ini, kami ingin mempercepat penemuan kasus secara aktif dan memperkuat pendampingan pasien TBC berbasis masyarakat," ujar Yuniarni, Selasa 20/10/2026).

Tujuan pembentukan Sahabat TB sebutnya, agar tidak ada pasien yang berjuang sendirian. Bahkan, tidak ada lagi stigma negatif di tengah masyarakat terhadap pasien TB. 

Baca Juga: Ratusan Massa Gelar Aksi Minta Pemerintah Selesaikan Masalah Karhutla dan Beasiswa 

"Pasien TBC harus dikawal pemberian obatnya dengan prinsip Temukan Obat Sampai Sembuh (TOSS)," sebut Yuniarni.

Ia menambahkan, target utama dari inovasi itu adalah mendongkrak cakupan penemuan dan penanganan penderita TBC. Dimana, sekitar 44 persen menuju target 54 hingga 90 persen, sejalan dengan komitmen Pemkab Inhu dalam pengendalian penyakit menular. 

Untuk itu harapnya, dengan adanya penguatan regulasi, dukungan lintas sektor, serta tumbuhnya kepedulian sosial agar penderita mendapatkan dukungan penuh hingga sembuh total.

Baca Juga: Oknum Babinsa di Langkat Terlibat Pengangkutan 46,9 Kg Sabu, Dijanjikan Upah Rp50 Juta

"Inovasi Satgas Desa Siaga Sahabat TB dirancang sebagai bentuk sinergi aksi nyata antara masyarakat dan pemerintah desa," bebernya.

Sebagai simbol dimulainya pencanangan desa siaga Sahabat TB ditandai dengan penyematan pin dan rompi secara simbolis kepada para kader Desa Petala Bumi.

 

Editor : Rinaldi
Desa Siaga TP pemkab inhu diskes inhu