Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Bupati Resmikan SPPG Dapur Pedekik Program MBG

Abu Kasim • Rabu, 20 Agustus 2025 - 13:50 WIB
Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Johansyah Syafri saat meresmikan SPPG Dapur Pedekik, Kecamatan Bengkalis, ditandai pemotongan pita, Selasa (19/8/2025).
Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Johansyah Syafri saat meresmikan SPPG Dapur Pedekik, Kecamatan Bengkalis, ditandai pemotongan pita, Selasa (19/8/2025).

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) -- Bupati Bengkalis Kasmarni diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Johansyah Syafri, resmikan Proram Makan Bergizi Gratis (BMG) yang ditandai dengan pembukaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Pedekik, Kecamatan Bengkalis, Selasa (19/8).

Sedangkan SPPG merupakan dapur umum untuk memasak dan mendistribusikan makanan bergizi, guna mendukung program MBG Presiden Prabowo Subianto. MBG menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia, melalui pengentasan permasalahan gizi buruk dan stunting di Indonesia, sekaligus mendukung tumbuh kembang anak-anak, kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui, serta meningkatkan kualitas pendidikan di tanah air.

Bupati Kasmarni dalam sambutannya, yang dibacakan oleh staf ahli SDM Johansyah Syafri menyambut baik keberadaan SPPG pertama di Kabupaten Bengkalis ini. Karena tujuannya jelas, yaitu untuk memastikan generasi bangsa mendapatkan asupan gizi yang cukup, sehat, dan seimbang, agar mereka tumbuh menjadi generasi emas Indonesia di masa depan.

"Sesuai tujuan MBG, Bupati Kasmarni berharap SPPG di Desa Pedekik ini dapat menjadi tauladan bagi SPPG lainnya yang nanti juga bakal terdapat di banyak tempat di Kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini," jelasnya.

Ia mengingatkan, agar petugas menjaga kualitas makanan yang disajikan, supaya tidak terjadi hal hal yang tak diinginkan, salah satunya keracunan makanan. Protapnya jangan keluar dari apa yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.

"Baik standar pelayanannya, gizinya, bahan bakunya, termasuk pengiriman dan limbahnya, itu semua harus ditaati dan harus sesuai prosedurnya. Karena kita tidak mau dalam perjalanan nanti, ada hal-hal yang tidak kita inginkan, karena yang kita layani ini adalah anak anak kita semua," harapnya.

Selanjutnya kepada pengelola SPPG di Desa Pedekik ini, Bupati juga berpesan untuk dapat memberdayakan masyarakat tempatan.

"Salah satu tujuan MBG untuk memberdayakan ekonomi masyarakat. Untuk itu, keberadaan SPPG ini juga hendaknya dapat memberdayakan masyarakat desa ini. Semoga tenaga yang disertakan tidak diambil dari desa lain," harapnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga berharap kepada seluruh stakeholder pemerintahan, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, maupun berbagai elemen masyarakat, untuk bersama-sama mendukung kesuksesan program MBG ini. Tentunya supaya berjalan baik, berkelanjutan dan berkesinambungan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas lagi oleh masyarakat Kabupaten Bengkalis.

Program ini diawasi oleh Badan Gizi Nasional, pemerintah daerah, dan sistem digital nasional. Sebagai informasi, SPPG Dapur Pedekik ini akan melayani MBG bagi 3.293 murid, meliputi 9 satuan pendidikan tingkat SD, tiga satuan pendidikan tingkat SMP dan 3 Satuan Pendidikan tingkat SMA, SMK dan MA dalam wilayah Kecamatan Bengkalis.

Editor : Rinaldi
#SPPG #dapur umum #bupati bengkalis #Dukung MBG