Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Dosen UPP Berdayakan UMKM lewat Pengabdian di IRT Lemang Cik Okot Desa Rambah Tengah Barat

Engki Prima Putra • Kamis, 18 September 2025 | 11:13 WIB
Ketua Tim Pengabdian Nurhikmah Sasna Junaidi MPd (empat dari kiri) bersama dosen UPP foto bersama dengan pemilik IRT Lemang Cik Okot di Desa RTB, Kecamatan Rambah, baru-baru ini.
Ketua Tim Pengabdian Nurhikmah Sasna Junaidi MPd (empat dari kiri) bersama dosen UPP foto bersama dengan pemilik IRT Lemang Cik Okot di Desa RTB, Kecamatan Rambah, baru-baru ini.

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Sebagai wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dosen Universitas Pasir Pengaraian (UPP) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Industri Rumah Tangga (IRT) Lemang Cik Okot yang terletak di Desa Rambah Tengah Barat (RTB), Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) pekan lalu.

Kegiatan ini mengusung semangat pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan usaha kuliner tradisional agar lebih berkembang, berdaya saing dan berkelanjutan. Diketahui, IRT Lemang Cik Okot ini dikenal sebagai salah satu usaha kuliner khas Rohul yang telah lama menjadi favorit masyarakat lokal, terutama pada momen-momen tertentu seperti bulan Ramadan, Hari Raya maupun acara hajatan.

Namun dalam menghadapi perkembangan zaman, usaha kuliner yang turun temurun ini dihadapkan pada beberapa tantangan. Yakni terbatasnya strategi pemasaran, pengemasan yang masih sederhana, serta kurangnya pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pasar.

Melihat potensi dan tantangan tersebut, Tim dosen UPP hadir memberikan pendampingan langsung kepada pemilik IRT Lemang Cik Okot, agar usahanya lebih maju dengan adanya pengembangan teknologi pemanggang lemang sebagai salah satu bentuk peningkatkan produksi lemang.

Diantaranya, satu, peningkatan kualitas manajemen usaha. Mencakup tata kelola keuangan sederhana, pencatatan produksi, dan pengaturan distribusi. Dua, inovasi produk dan pengemasan, dengan memperkenalkan model kemasan yang lebih higienis, praktis dan menarik sehingga dapat meningkatkan nilai jual.

Tiga, strategi pemasaran berbasis digital, melalui pelatihan penggunaan media sosial dan platform digital lainnya agar produk Lemang Cik Okot dapat dikenal lebih luas, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga regional bahkan nasional. Empat, Penguatan branding produk lokal, dengan menekankan keunikan dan kekhasan cita rasa lemang sebagai identitas kuliner khas Rokan Hulu.

Ketua tim pengabdian Nurhikmah Sasna Junaidi MPd dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendorong pengembangan UMKM lokal.

“Universitas Pasir Pengaraian berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu pelaku usaha rumahan seperti IRT Lemang Cik Okot agar lebih siap menghadapi persaingan, terutama di era digital yang menuntut kreativitas dan inovasi,” ujar Dosen Prodi Pendidikan Fisika FKIP UPP itu.

Sementara itu, pemilik IRT Lemang Cik Okot, Emrina, memberikan apresiasi besar terhadap kegiatan ini. Ia mengaku bimbingan dari dosen UPP membuka wawasan baru bagi dirinya dan keluarga dalam mengelola usaha.

“Selama ini kami hanya menjalankan usaha seadanya. Dengan adanya pelatihan ini, kami lebih paham bagaimana mengemas produk dengan baik, memasarkan secara online, dan mengelola usaha lebih teratur. Kami berharap bisa mengembangkan lemang ini menjadi produk khas Rokan Hulu yang semakin dikenal luas,” katanya.

Selain pemaparan materi, kegiatan PKM ini juga disertai praktek langsung yang dipandu oleh Andi Lesmana SE MM selaku pemateri. Dalam sesi ini, dosen bersama pelaku usaha mencoba beberapa model pengemasan baru, melakukan simulasi pembuatan konten promosi digital serta berdiskusi mengenai pengembangan produk turunan dari lemang.

Kegiatan berlangsung antusias dan interaktif, melibatkan pelaku usaha, keluarga, dan masyarakat sekitar. Dengan terlaksananya kegiatan ini, Nurhikmah berharap kehadiran UPP tidak hanya sebatas memberi pendampingan, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam mendukung pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi daerah.

Hal ini, katanya sejalan dengan visi UPP sebagai universitas yang berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan pengabdian kepada masyarakat. ''Kegiatan PKM di Desa RTB ini menjadi bukti nyata, kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat menciptakan sinergi positif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mengangkat potensi daerah agar lebih berdaya saing,'' tutupnya.(epp)

 

Editor : Edwar Yaman
#universitas pasir pengaraian #Dosen UPP #usaha kuliner tradisional #Desa Rambah Tengah Barat #IRT Lemang Cik Okot #pemberdayaan masyarakat