RENGAT (RIAUPOS.CO) - PT Inecda kembali melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) Pilar Kesejahteraan Sosial dan Ekonomi Program Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan.
Program CSR itu berupa pemberdayaan peternakan sapi yang terintegrasi dengan pengolahan kotoran menjadi pupuk kompos.
Bahkan, pengelolaan kotoranenjadi pupuk kompos merupakan langkah strategis yang mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) di tingkat desa maupun nasional.
Baca Juga: Mako Satpol PP Pekanbaru Dipindah ke Jalan Ahmad Yani, Lokasi Baru Lebih Strategis
Sebab, program tersebut mengubah limbah peternakan (kohe/kotoran hewan) yang mencemari lingkungan menjadi produk bernilai ekonomis (kompos blok/pupuk organik). Selain itu, sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak dan Pendapatan Asli Desa (PAD) Petalabumi.
"Kegiatan itu dilaksanakan secara outdoor di Desa Petala Bumi Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) pada Kamis (16/4/2026)," ujar General PT Inecda, Khamdi usai kegiatan.
Pada kesempatan itu hadir Sekcam Seberida, Kabid Penyuluhan dan Pengembangan SDM pada Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura, Kabid Peternakan Disbunnakkan, GM PT Inecda, beserta Manager Legal, Asmen CSR, Asmen Humas, Assistant Lingkungan, Kepala BPP dan Penyuluh Pertanian Kecamatan Seberida.
Baca Juga: Usia Tanaman Sudah 30 tahun, Pekebun Kelapa Sawit di 18 KUD di Inhu Masih Terganjal Biaya Replanting
Selain itu juga hadir, Kepala Desa Petala Bumi beserta perangkat desa dan peserta pelatihan sebanyak 20 orang dari perwakilan kelompok Tani Desa Petala Bumi.
General PT Inecda, Khamdi pada kesempatan itu menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh peserta pelatihan, narasumber dan Kepala Desa Petala Bumi. Ia berharap, ilmu yang disampaikan oleh Narasumber dapat bermanfaat kepada peserta pelatihan.
General PT Inecda pada kesempatan itu menyerahkan sebanyak delapan ekor sapi dan bantuan Renovasi Kandang sapi kepada Kepala Desa Petala Bumi. "Kami terus berdampingan dengan masyarakat sekitar wilayah operasional dan terus berupaya memberikan kesejahteraan," sebutnya.
Baca Juga: Rekomendasi DPRD Kuansing Terhadap LKPj 2025 Soroti Kinerja Seluruh OPD
Sementara itu, Camat Seberida yang diwakili oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Seberida, Harmes Jhoni SE pada kesempatan itu menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada PT Inecda yang telah berinisiatif melaksanakan kegiatan CSR, pelatihan dan bantuan sapi ke Desa Petala Bumi.
"Semoga sapi bisa berkembang dan kotoran bisa diolah menjadi pupuk hingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ucapnya.
Sekcam juga menyampaikan apresiasi kepada PT Inecda atas kepeduliannya selama ini. "Terimakasih kepada Kabid Penyuluhan dan Pengembangan SDM Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura, Kabid Peternakan Disbunnakkan," katanya.
Baca Juga: 60 Peserta Ikuti Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah di Pekanbaru
Dalam pada itu, Kepala Desa Petala Bumi, Sugiono menyampaikan ucapan terimakasih kepada PT Inecda yang telah mengadakan kegiatan pelatihan serta bantuan yang diberikan. Tujuan kegiatan tidak lain untuk meningkatkan pengetahuan dan ekonomi peternak sapi.
"Selama ini, kotoran sapi tidak dimanfaatkan dan dibuang begitu saja," sebut Kades.
Untuk itu harapnya, kepada peserta yang mengikuti pelatihan diiharapkan dapat memahami tentang budidaya sapi serta bisa memanfaatkan kotoran sapi menjadi pupuk kompos yang nantinya pupuk tersebut bisa bernilai ekonomi.
Baca Juga: SPMA Sudah Rampung, 453 JCH Kampar Siap Masuk Asrama dan Berangkat Haji 2026
Sedangkan untuk pelatihan di pandu oleh M Yusuf dan drh Saifullah dari Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Seberida. Kegiatan pelatihan dilaksanakan tiga sesi yaitu sesi materi, sesi tanya jawab dan sesi praktek pembuatan pupuk kompos padat dan cair dari kotoran sapi.
Bahkan, peserta pelatihan sangat antusias dan semangat dalam mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir kegiatan.
Diakhir kegiatan, koordinator CSR PT Inecda GNI Palm Plantation, Arinda berharap melalui pelatihan dan bantuan peternakan sapi ini, pihak PT Inecda berharap masyarakat dapat memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh untuk memanfaatkan kotoran sapi menjadi bermanfaat dan bernilai ekonomi.
Baca Juga: Cetak Pemimpin Visioner, Kemenkum Riau Ikuti Pembukaan Pelatihan Kepemimpinan
Selian itu, pihaknya tetap berkomitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat melalui program CSR. "Program CSR yang kami berikan merupakan berkelanjutan secara partisipatif," kata Arinda.(kas/ifr)
Editor : M. Erizal