Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Dua Prajurit TNI Terluka Akibat Tembakan Tank Merkava Israel, Sekjen PBB Bela Indonesia

Redaksi • Sabtu, 12 Oktober 2024 | 16:20 WIB

Sekjen PBB Antonio Guterres bela prajurit Indonesia yang terluka akibat diserang Israel
Sekjen PBB Antonio Guterres bela prajurit Indonesia yang terluka akibat diserang Israel
JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Konflik di Timur Tengah kian memanas. Kabar terbaru, dua prajurit Indonesia (TNI), yang tergabung dalam Pasukan Perdamaian PBB UNIFIL di Lebanon cedera.

Israel menembak menara pos penjaga perbatasan Blue Line antara Lebanon dan Israel pada Kamis 10 Oktober 2024. Akibatnya, atas tembakan dari tank Merkava milik Israel itu, menyebabkan terlukanya dua prajurit Indonesia.

Dengan cepat, kedua prajurit Indonesia langsung di bawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapat perawatan medis. Tentu saja apa yang dilakukan Israel melanggar peraturan HAM internasional dimana setiap personel militer di bawah naungan atau misi perdamaian PBB tak boleh diserang.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres mengecam keras tindakan tak beradab Israel yang menyerang personel resmi UNIFIL. "Para personel itu dilindungi langsung oleh PBB karena memperoleh mandat dari badan perdamaian dunia," katanya.

Guterres menyampaikan solidaritas dan membela posisi Indonesia di UNIFIL. "Izinkan saya menyampaikan solidaritas total saya untuk delegasi Indonesia. Dua penjaga perdamaian Indonesia (yang bertugas UNIFIL Lebanon) cedera akibat tembakan Israel," kata Guterres di KTT ASEAN-PBB ke-14 di Vientiane, Laos, dikutip dari Antara pada 12 Oktober 2024.

Guterres menegaskan dirinya akan bersama rakyat Indonesia di masa-masa konflik Lebanon-Israel. "Kami bersama Anda dan rakyat Indonesia pada masa-masa ini," tegasnya.

Ada Gaza, Myanmar, Ukraina hingga Sudan yang membutuhkan perdamaian bukan konflik bersenjata. Selain itu dirinya menekankan perdamaian di butuhkan di dunia.

Terkhusus di Gaza, Guterres mengaku baru melihat tragedi kemanusiaan semengerikan itu. Perang tiada habis di sana sehingga kemanusiaan terenggut begitu saja.

"Tingkat kematian dan kehancuran di Gaza adalah sesuatu yang tidak ada bandingannya dalam situasi lain yang pernah saya lihat sejak saya menjadi Sekretaris Jenderal," bebernya.

"Anda (ASEAN-red) memainkan peran kunci dalam membentuk dunia yang sejahtera, inklusif, dan berkelanjutan dengan menghormati hak asasi manusia. Anda selalu dapat mengandalkan dukungan penuh saya dan PBB dalam upaya penting ini," jelasnya.

Indonesia dan ASEAN diminta Guterres bekerja sama lebih erat lagi untuk menjaga perdamaian. ASEAN bisa mengandalkannya untuk menjaga stabilitas kawasan.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor : RP Rinaldi
#konflik timur tengah #sekjen pbb #prajurit tni