Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Militer Ukraina Disebut Badan Intelijen Korea Selatan Tangkap Tentara Korut yang Terluka

Redaksi • Minggu, 29 Desember 2024 | 11:05 WIB

 

Tentara Korea Utara yang diduga ditangkap yang diambil dari Telegram.
Tentara Korea Utara yang diduga ditangkap yang diambil dari Telegram.

SEOUL (RIAUPOS.CO) – Militer Ukraina disebut badan mata-mata Korea Selatan telah melakukan penangkapan atas seorang tentara Korea Utara (Korut) yang terluka, Jumat (27/12/2024). Hal tersebut menyusul laporan berita, tentang pasukan operasi khusus Ukraina yang menangkap seorang pejuang Korea Utara.

”Melalui pertukaran informasi waktu dengan organisasi intelijen negara sahabat (Ukraina), (kami) mengonfirmasi penangkapan seorang tentara Korea Utara yang terluka, dan berencana untuk memeriksa secara menyeluruh perkembangan selanjutnya,” jelas Badan Intelijen Nasional Korsel dalam pernyataan singkat.

Mereka melaporkan bahwa pasukan Ukraina, menangkap tentara tersebut selama operasi di wilayah garis depan barat Rusia, Kursk tanpa menyebutkan kapan insiden tersebut terjadi. Foto tentara Korea Utara yang diduga ditangkap, yang tampak mengalami luka-luka, beredar di Telegram.

Rincian mengenai kondisi dan status tentara tersebut masih belum diketahui, sebagaimana yang diberitakan Korea Times. Menurut Militarnya jika ini terkonfirmasi, hal tersebut akan menandai pertama kalinya Ukraina menangkap tentara Korea Utara yang terlibat dalam pertempuran.

Menurut otoritas Korea Selatan, sekitar 11.000 tentara Korea Utara telah dikirim ke Rusia sejauh ini, dengan tanda-tanda persiapan untuk pengerahan pasukan dan peralatan militer lebih lanjut.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan, awal minggu ini lebih dari 3.000 tentara Korea Utara telah terluka di wilayah Kursk.***

Editor : RP Edwar Yaman
#korea selatan #tentara korut #militer ukraina #badan intelijen