KAMPAR (RIAUPOS.CO) - Warga Kuntu Kecamatan Kamparkiri menanam pohon pisang di jalan yang rusak. Jalan rusak ini dipicu ada angkutan tambang galian c yang melintasi jalan yang diduga melebihi tonase.
Salah seorang warga Kuntu Mustobing mengatakan, saat ini warga menanam pohon pisang di jalan yang rusak sebagai bentuk protes warga karena kerusakan jalan yang disebabkan oleh angkutan yang membawa galian C di Desa Domo dan Desa Padang Sawah.
“Setiap hari angkutan membawa galian c melintasi jalan desa kami, sehingga yang rusak bertambah rusak. Sekarang ini sudah banyak yang berlubang dan rusak diakibatkan angkutan galian c ini,” jelas Mustobing, Kamis (30/5).