BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar menginformasikan kondisi cuaca, kualitas udara, serta pantauan hotspot pada Jumat (5/9/2025).
Hasil pantauan menunjukkan cuaca relatif tenang, namun masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang.
Kalaksa BPBD Kampar Agustar melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita menjelaskan, dari data satelit NASA-NOAA20, terpantau satu titik panas (hotspot) pada Jumat dini hari pukul 01.45 WIB. Lokasi hotspot berada di Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar dengan tingkat kepercayaan medium.
"BPBD mengingatkan agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan dan hutan (karhutla), terutama di wilayah rawan terbuka yang mudah terbakar," jelas Adi Candra.
Adi Candra menyampaikan, hingga saat ini tidak ada kejadian bencana yang terjadi di Kabupaten Kampar.
“Situasi terkendali, namun masyarakat tetap kami imbau waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem dan potensi karhutla. Mari bersama menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
BMKG memprediksi kondisi cuaca di Kampar pada Jumat siang hingga malam akan didominasi awan. Suhu udara berada di kisaran 25–26°C dengan kelembaban tinggi mencapai 88%. Angin bertiup dari arah Barat dengan kecepatan 8 km/jam, sementara jarak pandang diperkirakan mencapai 9 km.
Meski relatif cerah berawan, BMKG mengingatkan adanya potensi hujan sedang hingga lebat yang bisa disertai kilat/petir dan angin kencang di beberapa wilayah Kampar.
Pantauan stasiun pemantau kualitas udara (AQMS) menunjukkan indeks ISPU Kampar berada di angka 92 atau kategori Sedang.
Parameter kritis yang dominan adalah PM2,5. Kondisi ini masih aman untuk aktivitas masyarakat, meski kelompok rentan tetap disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara menurun. (kom)
Editor : M. Erizal