Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Kebakaran Lahan di Jalan Lintas Riau-Sumbar Km 80-81 Berhasil Dipadamkan

Kamaruddin • Jumat, 7 November 2025 | 21:45 WIB
Tim Satgas Gabungan penanggulangan bencana karhutla berhasil memadamkan api yang melahap lahan gambut seluas 2,40 hektar di Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Jumat (7/11/2025)
Tim Satgas Gabungan penanggulangan bencana karhutla berhasil memadamkan api yang melahap lahan gambut seluas 2,40 hektar di Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Jumat (7/11/2025)

KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Tim Satuan Tugas (Satgas) gabungan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) berhasil memadamkan api yang melahap lahan gambut seluas 2,40 hektare di Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, pada Jumat (7/11/2025).

Kebakaran yang terjadi di lahan milik masyarakat di Jalan Lintas Riau-Sumbar Km 80-81 ini dilaporkan mulai terjadi pada pagi hari sekitar pukul 08.39 WIB.

Kepala Pusdalops PB BPBD Kabupaten Kampar, Adi Candra Lukita mengonfirmasi bahwa setelah upaya pemadaman intensif, api telah berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya pada sore hari.

 Baca Juga: Dugaan Penyelewengan CSR PT SPRH, Begini Cerita Penerima CSR

Adi Candra Lukita menjelaskan, jenis kebakaran yang terjadi di lokasi merupakan ground fire atau kebakaran di bawah permukaan, yang sulit ditangani karena membakar lapisan gambut. Lahan yang terbakar didominasi semak belukar dan berada di titik koordinat 0°17'42"N 100°52'56"E.

"Jenis kebakaran ini adalah ground fire, yang membutuhkan penyekatan dan pendinginan intensif. Dampak lahan terbakar diperkirakan seluas 2,40 hektare," jelas Adi Candra.

Saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang.

 Baca Juga: Pengamat Politik Unri Ini Nilai Langkah Konsolidatif SF Haryanto Sudah Tepat, Bisa Fokus Pelayanan-Pembangunan

Upaya pemadaman dilakukan secara sinergis oleh Satgas gabungan yang melibatkan personel dari BPBD Kampar, TNI/POLRI, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), Perangkat Desa, PLN, dan partisipasi masyarakat setempat.

Sejumlah sarana dan prasarana (sarpras) dikerahkan untuk memadamkan api, di antaranya 2 unit mobil R4 milik BPBD, 1 unit mobil DPKP, 2 unit tangki air, serta berbagai peralatan pemadam api portabel seperti mesin kohler dan ministrike beserta puluhan gulungan selang. Bahkan, satu unit drone milik BPBD juga digunakan untuk pemantauan udara.

Meskipun kebakaran di Kuok telah padam, BPBD Kampar tetap memantau kondisi lingkungan lainnya. Berdasarkan Data Air Quality Monitoring System (AQMS)/ISPU Kabupaten Kampar per pukul 18.00 WIB, kualitas udara menunjukkan nilai 80 (Sedang) dengan parameter kritis PM 2,5.

 Baca Juga: Karhutla di Kabupaten Inhil: 40 Hektare Lebih Lahan Terbakar di Dua Kecamatan

Selain itu, laporan harian juga mencatat adanya dua titik hotspot yang terdeteksi pada Jumat (7/11/2025) dini hari, yaitu satu titik di Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tapung. Dan satu titik di Desa Senama Nenek, Kecamatan Tapung Hulu.

BMKG juga memberikan peringatan dini akan potensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Kampar.

’’Hal ini diharapkan dapat membantu upaya pendinginan lahan dan pencegahan Karhutla,’’harap Adi Candra.(kom)

 

Editor : Edwar Yaman
#Karhutla di Kampar #kebakaran lahan #jalan lintas riau-sumbar