BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar melaporkan bahwa hingga Selasa sore (18/11/2025), tidak terdapat kejadian bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Kampar.
Kepala Pelaksana BPBD Kampar Agustar, melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita, menyampaikan bahwa kondisi wilayah masih aman dengan status nihil bencana dan nihil titik panas (hotspot).
"Meski saat ini tidak ada kejadian bencana, masyarakat tetap kami imbau untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem," ujar Adi Candra.
Berdasarkan data BPBD, cuaca di sebagian besar wilayah Kampar pada hari ini berada dalam kondisi berawan dengan suhu berkisar 29–30 °C. Sementara itu, peringatan dini cuaca mengindikasikan potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir serta angin kencang di beberapa kecamatan.
BPBD meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap risiko banjir dan longsor, mengingat curah hujan diperkirakan meningkat dalam beberapa hari ke depan. "Untuk kualitas udara, indeks standar pencemar udara (ISPU) tercatat berada pada angka 84 atau kategori sedang, dengan parameter kritis PM2,5," jelas Adi Candra.
Kondisi ini masih dapat diterima, namun BPBD mengimbau kelompok sensitif untuk membatasi aktivitas luar ruangan. Adi Candra menambahkan, BPBD Kampar terus memantau perkembangan cuaca dan potensi bencana sembari memastikan kesiapsiagaan personel di lapangan.
Editor : Rinaldi