BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -- Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kampar dalam beberapa hari terakhir menyebabkan elevasi Waduk PLTA Koto Panjang meningkat secara signifikan.
Manager PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah, mengatakan bahwa kenaikan tersebut dipicu besarnya volume air masuk (inflow) akibat intensitas hujan tinggi di kawasan daerah tangkapan air.
"Pada Kamis, 4 Desember 2025 pukul 13.00 WIB, elevasi Waduk Koto Panjang tercatat berada di posisi 74,94 mdpl. Debit air keluar melalui turbin (outflow) sebesar 57,33 m³/detik, sementara inflow mencapai 498,63 m³/detik," ujar Dhani, Kamis (4/12/2025).
Menurutnya, tim operasional terus melakukan pemantauan ketat terhadap elevasi dan debit air untuk memastikan operasi PLTA berjalan aman serta mengantisipasi potensi dampak ke wilayah hilir.
Sehari sebelumnya, Rabu (3/12/2025), elevasi waduk masih berada pada posisi 74,78 mdpl, dengan outflow turbin 283,13 m³/detik dan inflow 62,48 m³/detik.
Dhani menjelaskan bahwa suplai air Waduk PLTA Koto Panjang berasal dari Sungai Batang Mahat Hulu di wilayah Pangkalan, Kabupaten Lima Puluh Kota (Sumbar), serta Sungai Kampar Kanan Hulu yang berhulu di Pasaman Timur (Sumbar).