Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kerja Sama BPDP-Ditjenbun-BPI Hadirkan Manfaat

A
Penulis: Arif Oktafian❯
Para peserta yang berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi foto bersama saat mengikuti pelatihan TBKS kerja sama BPDP-BPI Angkatan I-VI di Hotel Furaya, Kota Pekanbaru, Selasa (9/6/2026). (Best Planter Indonesia untuk riau pos)
Para peserta yang berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi foto bersama saat mengikuti pelatihan TBKS kerja sama BPDP-BPI Angkatan I-VI di Hotel Furaya, Kota Pekanbaru, Selasa (9/6/2026). (Best Planter Indonesia untuk riau pos)

Advertisement

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Best Planter Indonesia (BPI) di tahun 2026 ini kembali menyelenggarakan pelatihan budidaya kelapa sawit di Kota Pekanbaru, Riau. Kali ini BPI bekerjasama dengan BPDP, Ditjenbun, Disbun Provinsi Riau dan Disbunnak Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Sebanyak 185 peserta pelatihan berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi. Mereka terbagi menjadi 6 kelas paralel. Kegiatan berlangsung di Hotel Furaya pada 8-13 Juni 2026.

Kegiatan pelatihan Gelombang I ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Kuantan Singingi, Andri Yama Putra SHut MSi, Selasa (9/6) di Ballroom Lancang Kuning, Hotel Furaya, Kota Pekanbaru. 

Advertisement

Dalam sambutannya, Kadisbunnak menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung dan memfasilitasi program SDM Perkebunan. Ia berpesan kepada semua peserta agar meniatkan ikut pelatihan sebagai ibadah untuk meningkatkan perekonomian keluarga khususnya, perekonomian Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau dan Negara Republik Indonesia pada umumnya.

Dalam acara pembukaan pelatihan turut hadir M Apuk Ismane SP MSi dari Pusat Pelatihan Pertanian Kementerian Pertanian yang juga berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi. Apuk menyampaikan bahwa perkebunan sawit di Indonesia menjadi industri strategis nasional. Para pekebun diminta agar senantiasa meningkatkan produktivitas hasil produksi sa­witnya, menjaga keberlangsungan sektor perkebunan sawit, dan meningkatkan kemampuan pekebun dalam mengelola kebun. 

Advertisement

”Dengan ikut pelatihan budidaya kelapa sawit, diharapkan kemampuan peserta dalam mengelola kebun sawitnya akan me­ningkat,” harapnya.

Sementara, Rayan Pribadi mewakili Kepala Dinas Pekebunan (Disbun) Provinsi Riau menyampaikan bahwa Disbun Provinsi Riau mendukung kegiatan pelatihan SDM Perkebunan. Provinsi Riau khususnya Disbunnak Kuansing yang menjadi percontohan skala nasional untuk program Pamigo (Pabrik Minyak Goreng). Ia berpesan kepada peserta bahwa kesempatan ikut sebagai peserta pelatihan wajib disyukuri dan berterima kasih kepada para pihak yang sudah memfasilitasinya. 

”Dapatkan ilmu sebanyak-banyaknya untuk dibagikan ke petani yang belum berkesempatan ikut pelatihan,” ujarnya.

Direktur Best Planter Indonesia (BPI), Ir Heri Dwi Basuki MM dalam sambutannya menyampaikan dua faktor penting dalam berkebun sawit, yaitu pupuk dan bibit. ”Gunakan pupuk yang ramah lingkungan dan gunakan bibit yang bersertifikat, karena berkebun sawit ini untuk jangka panjang sampai 25 tahun ke depan. Jangan beli pupuk dan bibit asal murah, tapi belilah pupuk dan bibit yang berkualitas, sehingga hasil panennya juga berkualitas. Beliau juga berpesan, selamat belajar, semoga mendapat banyak manfaat dari pelatihan Budidaya ini,” katanya.

Dengan mengikuti pelatihan pengembangan SDM Perkebunan modul Budidaya Kelapa Sawit ini, peserta mendapatkan banyak informasi, pengetahuan dan pengalaman baru untuk meng-upgrade kemampuannya dalam mengelola kebun sawit, demi produktivitas yang lebih baik lagi ke depannya.(ifr)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Pelatihan SDM Perkebunan Gelombang I Peserta asal Kuansing Kerjasama BPDP-Ditjenbun-BPI Hadirkan Banyak Manfaat

Pelatihan SDM Perkebunan Gelombang I Peserta asal Kuansing Kerjasama BPDP-Ditjenbun-BPI Hadirkan Banyak Manfaat

Pelatihan SDM Perkebunan Gelombang I Peserta asal Kuansing Kerjasama BPDP-Ditjenbun-BPI Hadirkan Banyak Manfaat bagi petani kelapa sawit

Ada Beasiswa Kelapa Sawit dari BPDP, Biaya Ditanggung, Kuansing Dapat Jatah 50 Orang

Ada Beasiswa Kelapa Sawit dari BPDP, Biaya Ditanggung, Kuansing Dapat Jatah 50 Orang

Kabupaten Kuantan Singingi dijatah 50 orang untuk mendapatkan beasiswa kelapa sawit. Nantinya biaya pendidikan akan ditanggung oleh BPDP

BPDP Gandeng BBPMKP Latih Kelembagaan Petani Sawit Bengkalis

BPDP Gandeng BBPMKP Latih Kelembagaan Petani Sawit Bengkalis

Sektor pertanian saat ini semakin berkembang. Makanya BPDP menggandeng BBPMKP untuk melatih kelembagaan petani kelapa sawit Bengkalis

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer