BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Curah hujan yang tinggi di wilayah hulu beberapa hari terakhir menyebabkan elevasi Waduk PLTA Koto Panjang mengalami kenaikan. Hingga hari ini, elevasi waduk tercatat berada di level 77,46 meter di atas permukaan laut (MDPL).
Manager PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah, menjelaskan bahwa peningkatan elevasi waduk dipengaruhi oleh tingginya intensitas hujan yang terjadi secara berkelanjutan di daerah hulu sungai.
“Dalam beberapa hari terakhir, curah hujan cukup tinggi sehingga berdampak pada peningkatan elevasi waduk,” ujarnya.
Berdasarkan data pemantauan pada pukul 07.00 WIB, elevasi waduk berada di angka 77,34 Mdpl. Pada waktu yang sama, debit air keluar (outflow) melalui turbin tercatat sebesar 184,32 meter kubik per detik (m³/detik), sementara debit air masuk (inflow) ke waduk mencapai 367,07 m³/detik.
Sebelumnya, pada Ahad pukul 13.00 WIB, elevasi waduk tercatat 77,31 Mdpl dengan inflow sebesar 507,55 m³/detik dan outflow turbin mencapai 324,8 m³/detik. Adapun pada pukul 07.00 WIB di hari yang sama, elevasi waduk masih berada di angka 77,27 Mdpl.
Saat itu, outflow turbin tercatat 185,45 m³/detik, sedangkan inflow waduk mencapai 550,95 m³/detik. Pihak PLTA Koto Panjang terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan elevasi waduk serta debit air masuk dan keluar, guna menjaga keamanan dan operasional pembangkit listrik tetap optimal.(kom)
Editor : Edwar Yaman